Koba, Babel, (ANTARA) - Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Algafry Rahman menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam penguasaan teknologi, untuk membiasakan diri bekerja berbasis birokrasi modern.

"Ke depan, tantangan yang harus dihadapi adalah bagaimana meningkatkan kinerja ASN berbasis birokrasi modern," katanya di Koba, Selasa.

Menurut Algafry, transformasi birokrasi menuntut ASN untuk bekerja lebih efektif, efisien, cepat, dan tepat dengan memanfaatkan teknologi digital.

Ia mengatakan pihaknya telah menekankan bahwa penguasaan teknologi menjadi keniscayaan bagi ASN agar mampu bekerja lebih maju dan efektif.

Algafry mencontohkan, kemampuan sederhana seperti memperbarui data pribadi secara digital menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan.

"Kalau ASN tidak mampu meng-update data pribadi secara digital, maka pola kerjanya akan tergerus untuk bisa meniti karir ke jenjang lebih tinggi," katanya.

Ia mengungkapkan, baru-baru ini terdapat kasus ASN yang tidak memperbarui data pribadi secara digital sehingga berdampak fatal, bahkan data kepegawaian menjadi tidak terbaca.

"Terbukti ada ASN yang tidak memperbarui data pribadi secara digital, akibatnya data diri sebagai ASN menjadi kosong," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, pemerintah daerah terus meningkatkan kompetensi ASN agar terbiasa bekerja dengan teknologi dan tidak mengalami kesenjangan digital.

"Jadi kita terus meningkatkan kemampuan ASN untuk membiasakan diri bekerja dengan menggunakan teknologi, tidak boleh gagap digital," kata Algafry.



Pewarta: Ahmadi
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026