Belitung (ANTARA) - Bupati Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat mengatakan pekerjaan revitalisasi Ballroom Belitung City Club yang berada eks kantor pusat PT Timah Belitung mulai dikerjakan.
"Hari ini revitalisasi Ballroom Belitung City Club atau eks kantor pusat PT Timah di Belitung mulai dikerjakan" katanya di Tanjungpandan, Kamis.
Ia mengatakan, bangunan Ballroom Belitung City Club merupakan bangunan yang bersejarah, karena di dalamnya terdapat bangunan Toapekong yang digunakan oleh umat Konghucu setempat untuk bersembahyang.
Namun dalam beberapa waktu terakhir, kondisi Ballroom Belitung City Club mengalami kerusakan terutama di bagian atap yang bocor dan plafon yang rusak akibat rembesan air hujan.
"Bangunan bisa kita lihat bersama kondisinya sedemikian rupa, atap bocor kalau hujan basah, dan memang sudah tidak berfungsi," ujarnya.
Djoni Alamsyah bersyukur ada satu putra daerah asli Pulau Belitung meskipun lama merantau ke luar daerah namun tidak melupakan kampung halamannya sendiri, dan bersedia menjadi donatur untuk merevitalisasi bangunan Ballroom Belitung City Club.
"Sosok donatur ini memiliki histori dan emosi yang luar biasa terketuk hatinya menjadi donatur revitalisasi eks gedung PT Timah ini agar bisa berfungsi kembali, estetikanya terjaga, lebih cantik, dan bisa dikunjungi," katanya.
Ia menambahkan, revitalisasi tersebut nantinya akan dilakukan di sisi atap, plafon, hingga dinding yang sudah banyak mengalami kerusakan.
"Desain revitalisasi ini nantinya akan dikembalikan ke bentuk awalnya karena untuk saat ini tidak pas untuk dikunjungi karena bocor," ujarnya.
Ia berharap setelah revitalisasi ini rampung dikerjakan maka Ballroom Belitung City Club ini akan menjadi salah satu destinasi wisata religi untuk dikunjungi oleh wisatawan.
"Jadi ini nanti akan jadi destinasi wisata religi untuk dikunjungi oleh wisatawan seperti di Jepang," katanya.
Donatur revitalisasi Ballroom Belitung City Club, Alex Wijaya di Tanjungpandan, Kamis mengaku sebagai putra daerah yang tidak melupakan kampung halaman pintu hatinya untuk merevitalisasi bangunan Ballroom Belitung City Club karena kaya akan nilai sejarah.
"Bangunan ini adalah bangunan bersejarah terutama di masa kejayaan Belitung di zaman PT Timah dulu, jadi sekarang saatnya kita kembalikan marwahnya untuk masyarakat Belitung," ujar dia.
Ia menjelaskan, revitalisasi ini nantinya akan dilakukan pada bangunan utama gedung termasuk bagian Toapekong yang sekiranya perlu dilakukan perbaikan.
Pekerjaan diperkirakan akan memakan waktu kurang lebih selama dua bulan tergantung kondisi cuaca.
"Desainnya nanti kembali ke asli tidak akan kami ubah, karena ini bangunan bersejarah kami tidak boleh mengubah dari konsep awal, kami hanya memperbaiki yang rusak," katanya.
Pewarta: ApriliansyahUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026