Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan Universitas Terbuka Pangkalpinang melakukan kerja sama untuk meningkatkan pelayanan perpustakaan daerah setempat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat Farouk Yohansyah di Mentok, Kamis, mengatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi bagian penting dalam pengembangan layanan perpustakaan yang lebih adaptif dan inovatif.
"Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap sumber pengetahuan yang berkualitas sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat di daerah," katanya.
Menurut dia, kerja sama ini bentuk sinergisitas strategis dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan yang diharapkan mendorong penguatan literasi masyarakat sekaligus memperkuat kelembagaan perpustakaan di Bangka Barat.
Melalui kerja sama tersebut, kata dia, berbagai program pengembangan literasi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang perpustakaan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan terarah.
"Untuk sementara kita sudah melakukan beberapa kerja sama terkait bidang pendidikan, pengembangan kompetensi perpustakaan dan sarjana pendidikan. Saat ini memang belum formal karena masih menunggu kesepakatan dan perjanjian kerja sama antara bupati dan rektor Univesitas Terbuka Pangkalpinang, baru setelah itu kita akan menjajaki beberapa urusan yang lebih teknis sehingga beberapa manfaat akan lebih banyak kita dapatkan," katanya.
Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat Eka Octawianto menilai kerja sama itu membuka peluang besar dalam pengembangan ekosistem literasi berbasis pendidikan dan teknologi.
"Kolaborasi ini memberikan ruang bagi peningkatan kompetensi pengelola perpustakaan, pengembangan sumber daya informasi, serta pemanfaatan teknologi dalam layanan perpustakaan," katanya.
Menurut dia, kerja sama dengan perguruan tinggi, seperti Universitas Terbuka, dapat mendorong hadirnya program-program literasi yang lebih inovatif, termasuk kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia mengharapkan Perpusda Bangka Barat semakin berkembang sebagai pusat literasi yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Untuk menguatkan rencana kerja sama tersebut, pada Selasa (28/4), Direktur Universitas Terbuka Pangkalpinang Unggul Utan Sufandi telah melakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas Sekda Kabupaten Bangka Barat dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat sebagai langkah awal rencana kerja sama memperkuat literasi dan kelembagaan Perpustakaan.
Direktur Universitas Terbuka Pangkalpinang Unggul Utan Sufandi menyatakan komitmen membangun kemitraan strategis dengan Pemkab Bangka Barat.
Kerja sama tersebut fokus pada penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bangka Barat.
Secara teknis, kerja sama tersebut akan dilakukan dalam bidang penguatan literasi masyarakat, pengembangan perpustakaan berbasis digital, serta peningkatan tata kelola kearsipan yang modern.
"Kami menawarkan dukungan berupa akses terhadap sumber belajar terbuka, pelatihan, serta pendampingan berbasis keilmuan yang relevan dengan kebutuhan lokal, kita ingin mendukung pembangunan daerah berbasis pengetahuan melalui berbagai program inovatif yang berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas di Bangka Barat," katanya.
Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026