Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat penerapan biosekuriti udang vannamei guna meningkatkan ekspor komoditas udang dari daerah itu.

"Kami siap mengawal dan memastikan kualitas produk udang yang dilalulintaskan terjamin kesehatan dan mutunya," kata Kepala Karantina Kepulauan Babel Herwintarti di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan penguatan penerapan biosecurity komoditas udang vannamei ini penting untuk mendukung program nasional yang digalakkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah.

"Saat ini pasar global terhadap produk perikanan Indonesia kembali terbuka dan ini bisa menjadi momentum penting agar kedepannya lebih intensif dalam budidaya berbasis biosekuriti," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan data jumlah udang vannamei yang keluar pada 2025 mencapai 28.805 ton dengan nilai ekonomis Rp1,5 triliun. Sementara diekspor udang vannamei yang disertifikasi oleh Karantina Kepulauan Babel selama Triwulan I 2026 sebanyak 8.702 ton dengan nilai Rp471 miliar.

"Melihat peningkatan lalu lintas udang vannamei di Bangka Belitung, sehingga dapat mendorong hilirisasi terintegrasi produk udang "Go Ekspor" menjadi komitmen sinergi bersama dan berkelanjutan," katanya.

Ia menyatakan hasil analisis dari tim teknis Karantina Kepulauan Babel, lalu lintas pengeluaran udang vannamei akan terus mengalami peningkatan melihat pasar global sudah mulai terbuka terhadap produk perikanan Indonesia khususnya udang vannamei.

"Ini tentunya menambah optimis bahwa pertambahan jumlah produksi tambak udang ini akan semakin menunjukkan pergerakan kenaikan," katanya.

Menurut dia melihat gejolak yang sempat terjadi terhadap ekspor udang dari Indonesia, maka diharapkan penerapan biosecurity ini meminimalkan atau menghilangkan penggunaan-penggunaan bahan yang tidak seharusnya dan kontaminasi bahan berbahaya pada udang," ujarnya.

 



Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026