Belitung (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyampaikan laporan hasil reses yang telah dilaksanakan oleh 25 anggota DPRD Belitung di daerah pemilihannya masing-masing.
"Agenda sidang paripurna DPRD Belitung pada hari ini adalah penyampaian laporan hasil reses," kata Ketua DPRD Belitung, Vina Cristyn Ferani di Tanjungpandan, Selasa.
Ia mengatakan, masing-masing juru bicara dari setiap daerah pemilihan menyampaikan laporan hasil reses dalam sidang paripurna DPRD setempat.
Adapun laporan hasil reses anggota DPRD Belitung Dapil I dibacakan oleh Izar Abdullah selaku juru bicara, Dapil II Yola Junita, Dapil III Didin Solehudin, dan Dapil IV Mahyudin.
Vina menambahkan, aspirasi yang diserap dalam kegiatan reses DPRD Belitung cukup beragam mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, lampu PJU, dan permasalahan sampah.
Ia mencontohkan permasalahan pengelolaan sampah yang dihadapi oleh Kelurahan Paal Satu yang membutuhkan solusi permanen bukan sementara.
Kelurahan Paal Satu, kata Vina, saat ini menjadi lokasi tempat pembuangan sampah dari sejumlah titik wilayah.
"Sudah beberapa kali dibersihkan masih ada sampah, maka solusinya apakah kontainer ditambah dan frekuensi pengangkutan sampah ditambah, selain itu masing-masing kelurahan dan desa harus bertanggungjawab dengan desanya masing-masing," ujarnya.
Sedangkan aspirasi yang diserap lainnya adalah menyangkut bangunan tempat lokasi berjualan bagi pedagang seafood di kawasan Pantai Tanjung Tinggi yang dinilai terlalu kecil dan sempit.
"Memang lahan itu milik PT. Ranati yang berencana akan mengelola, jadi ada rencana pemindahan namun ini akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah karena bagaimana pun para pedagang seafood mereka adalah pendukung pariwisata," katanya.
Ia menegaskan hasil reses anggota DPRD Belitung tersebut akan disampaikan kepada Bapperida Belitung sebagai pokok-pokok pikiran anggota DPRD Belitung, dengan tetap mempertimbangkan skala prioritas.
"Jadi ada skala prioritas yang urgen akan didahulukan memang pembicaraan anggaran pasti ada keterbatasan tapi mana yang menjadi skala prioritas itu yang akan diutamakan untuk direalisasikan," ujarnya.
Pewarta: ApriliansyahUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026