Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menandatangani pakta integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK Tahun Pelajaran 2026-2027 guna memastikan proses SPMB berjalan transparan, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
"Semua pihak yang menandatangani pakta integritas akan mengawasi pelaksanaan SPMB ini," kata Penjabat Sekretaris Daerah Kepulauan Babel Fery Afrianto usai penandatangan pakta integritas SPMB jenjang SMA dan SMK Tahun Ajaran 2026-2027 di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan penandatangan pakta integritas sebagai komitmen bersama agar pelaksanaan SPMB jenjang SMA dan SMK Tahun Pelajaran 2026-2027 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berjalan dengan sebaik-baiknya, sebagaimana ditetapkan oleh pemerintah.
"Dengan adanya komitmen bersama ini tentunya akan memberikan akses yang mudah bagi para siswa siswi tamatan SMP, MTs melakukan pendaftaran ke SMA dan SMK secara online," ujarnya.
Ia menegaskan penerimaan siswa baru jenjang SMA dan SMK tahun ini berjalan dengan transparan, akuntabel, berkeadilan, tanpa diskriminasi sesuai peraturan yang ditetapkan pemerintah.
Jika ditemukan kecuranganm katanya, akan ditindak sesuai aturan berlaku.
"Pendaftaran siswa baru tahun ini dapat dilakukan secara daring dan data-data yang di-input oleh adik-adik dimasukkan dalam data, sehingga dapat juga menjadi informasi publik yang bisa diakses peserta yang lainnya," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel Saipul Bakhri menyatakan penandatangan pakta integritas ini sebagai wujud upaya bersama meningkatkan kepedulian terhadap proses pelaksanaan SPMB yang objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan kepada seluruh masyarakat.
"Alhamdulillah, saat ini sudah diangka 20.000 siswa sudah meng-upload dokumen pendaftaran yang akan dibuka secara resmi pendaftaran pada 8 Juni 2026 melalui jalur afirmasi dan prestasi," katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026