"Kami berharap parpol ikut mengawasi dan memiliki data penduduk di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, sehingga mengurangi permasalahan DPT,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Ketua Badan Pengawas Pemilu Bangka Belitung Zul Terry Asupsi mengatakan partai politik dinilai kurang peduli data penduduk sehingga berimbas pada permasalahan daftar pemilih tetap Pemilu 2014 di daerah ini.

"Kami berharap parpol ikut mengawasi dan memiliki data penduduk di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, sehingga mengurangi permasalahan DPT," katanya di Pangkalpinang, Selasa.

Menurut dia, selama ini, parpol tidak peduli data penduduk sehingga setiap menjelang pemilu, DPT ini menjadi masalah, misalnya, DPT tidak memiliki NIK, NKK, di bawah umur dan lainnya.

"Jika parpol memiliki data penduduk yang akurat  tentu mereka bisa melakukan strategi politik untuk menarik simpatisan masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan, data penduduk di Dukcapil itu akan menjadi DP4, DPS dan selanjutnya menjadi DPT. Bagaimana DPT ini tidak akurat jika pengawasan dan sumber data penduduk juga tidak akurat dalam mendata penduduk.

"Ini seharusnya DPRD kabupaten/kota tiga bulan sekali memanggil dan meminta data kependudukan kepada Dukcapil," ujarnya.

Ia mengatakan,  berdasarkan hasil rapat pleno  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Babel, mencoret 4.030 dari 927.761 pemilih di dalam daftar pemilih tetap (DPT) karena adanya identitas ganda, belum cukup umur, angota TNI/Polri, atau sudah meninggal dunia.

Sebanyak 4.030 pemilih yang dicoret tersebut dengan rincian 143 pemilih meninggal dunia, 4 pemilih berasal TNI/Polri, 28 pemilih masih di bawah umur.

Selanjutnya, 3.446 pemilih ganda, 29 pemilih tidak dikenal dan 319 pemilih pindah dan tidak jelas alamatnya pindahnya tersebar di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang.

Menurut dia, jumlah pemilih yang coret tersebut kemungkinan akan bertambah karena masih banyak pemilih yang ditetapkan sebagai pemilih tetap tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Berdasarkan hasil konsolidasi KPU Bangka Belitung dengan KPU kabupaten/kota ditemukan 39.951 pemilih yang tidak memiliki NIK," ujarnya.

Pewarta: Pewarta :Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026