Satu hal yang menjadi pembeda kegiatan sekolah di Kabupaten Bangka dibandingkan dengan sekolah lainnya di Indonesia yakni diselenggarakannya program mengaji satu hari satu juz atau `one day one juz`,
Sungailiat  (Antaranews Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui dinas terkait menetapkan 20 sekolah model.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka, Padli, di Sungailiat, Kamis mengatakan, penetapan 20 sekolah model itu untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan sesuai program yang ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP).

Ke-20 sekolah yang ditetapkan menjadi sekolah model itu di antaranya SDN 1 Belinyu, SDN 10 Sungailiat, SDN 2 Sungailiat, SDN 3 Sungailiat, SDN 16 Kenanga, SDN 24 Sungailiat, SMPN 1 Sungailiat, SMPN 2 Sungailiat, SMPN 3 Sungailiat, SDN 1 Merawang, SDN 1 Riausilip, SMPN 1 Mendobarat.

Menurut dia materi yang disampaikan di sekolah model yaitu mengenai pendidikan karakter serta menumbuhkan bakat dan minat anak, mulai dari sekolah dasar sampai sekolah menengah atas.

Sejauh ini tercatat baru dua sekolah model yang diresmikan yakni di Kabupaten Bangka dan Kabupaten Belitung.

Dalam pemaparan sebelumnya di hadapan perwakilan dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PPPPTK IPA) di Bandung, pihaknya menyampaikan sekolah yang sebelumnya bukan sekolah model sekarang jadi sekolah model, dimana materi belajar mengalami perubahan yang cukup signifikan.

"Satu hal yang menjadi pembeda kegiatan sekolah di Kabupaten Bangka dibandingkan dengan sekolah lainnya di Indonesia yakni diselenggarakannya program mengaji satu hari satu juz atau `one day one juz`," jelasnya.

Melalui program ini setiap tahunnya sebanyak lebih kurang 600 anak khatam Al Quran. Program mengaji satu hari satu juz mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan memberikan beasiswa bagi mereka yang hafiz Quran.


Pewarta: Kasmono
Editor : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026