"Dalam waktu ini kita akan mengusulkan bantuan rumah layak huni ke Kementerian Sosial untuk membantu korban kebakaran ini," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Babel Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Kamis.
Ia menjelaskan kejadian kebakaran di Jalan Trem Kawasan Pasar Pembangunan Pangkalpinang pada Kamis dinihari telah menghanguskan 10 unit rumah yang dihuni 17 kepala keluarga.
"Saat ini korban masih bertahan di tenda-tenda darurat dan mereka hanya mengandalkan bantuan pangan, sandang dan pakaian dari pemerintah daerah dan masyarakat, karena harta benda korban hangus terbakar," ujarnya.
Menurut dia, untuk mempercepat pengusulan bantuan rumah layak huni ini, pihaknya bersama Dinas Sosial sedang mendata, mengiventarisasi dokumen status rumah korban kebakaran tersebut.
"Kami belum bisa memastikan apakah bantuan ini akan dibangun di lokasi kebakaran tersebut atau ada alternatif lainnya," katanya.
Oleh karena itu, pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan pemerintah kota untuk mengetahui status kepemilikkan rumah, apakah lokasi kebakaran tersebut masuk kawasan rawan bencana, ruang terbuka hijau agar proses pengajuan bantuan berjalan dengan lancar.
"Hingga saat ini kita belum mengetahui kerugian yang dialami korban, karena masih dalam proses pendataan," katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Adhitya SM
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.