"Terumbu karang merupakan tempat bermainnya ikan, sekaligus memiliki keindahan tersendiri bagi wisata bawah laut,"Sungailiat, (Antara Babel) - Wakil Bupati Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rustamsyah meminta kepada seluruh masyarakat, terutama pemangku kepentingan laut agar tetap menjaga kelestarian terumbu karang.
Ia mengatakan di Sungailiat, Senin, keberadaan terumbu karang memberikan manfaat besar bagi pertumbuhan ekosistem laut, termasuk dengan perkembangbiaknya perikanan laut.
"Terumbu karang merupakan tempat bermainnya ikan, sekaligus memiliki keindahan tersendiri bagi wisata bawah laut," ucapnya.
Menurutnya, terumbu karang baik buatan maupun terumbu karang alam semuanya memiliki manfaat yang sama, dan harus dijaga kelestariannya demi perkembangan sektor perikanan dan pariwisata daerah.
"Saya mengakui, kegiatan penambangan biji timah di laut memang berdampak buruk terhadap kelestarian terumbu karang yang memberikan maaf besar, namun terumbu karang buatan yang sudah ada harus dijaga agar tidak terjadi kerusakan kembali," ujarnya.
Dia mengatakan, pihaknya belum melakukan pendataan sejumlah tempat di perairan laut Bangka yang mengalami kerusakaan terumbu karang yang disebabkan oleh beberapa faktor, baik akibat ulah manusia maupun kerusakan akibat alam.
"Untuk melakukan perbaikan kerusakan terumbu karang, Pemerintah Kabupaten Bangka melalui dinas terkait sudah melakukan perbaikan dengan meletakan sejumlah terumbuk karang seperti dari dinas Kelautan dan Perikanan serta dari Dinas Pariwisata," katanya.
Wilayah bahari yang terbentang ratusan mil, kata dia, mempunyai potensi besar terhadap kesejahteraan masyarakat selama potensi tersebut dapat dikelola dan dikembangkan secara arif dengan mengedepankan keramahan lingkungan.
"Saya sekali lagi mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat terutama bagi pemangku kepentingan laut agar tetap menjaga kelesatrian ekosistem laut demi masa depan generasi mendatang, jangan kita mewariskan kepada generasi mendatang dengan kerusakan alam," katanya.
Pewarta: Oleh KasmonoEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.