"Kami memperkirakan kunjungan wisatawan berkunjung ke daerah ini pada Desember 2018 juga mengalami kenaikan, karena Babel merupakan salah satu tujuan wisata liburan sekolah, Natal dan Tahun Baru 2019," kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel Darwis Sitorus di Pangkalpinang, Jumat.
Ia mengatakan peningkatan kunjungan wisatawan tersebut berdasarkan jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang. Jumlah tamu asing mengalami peningkatan sebesar 34,16 persen dan domestik mengalami peningkatan 6,76 persen.
"Peningkatan tamu yang menginap terjadi di tiga kabupaten/kota, yakni Kota Pangkalpinang naik 22,23 persen, Kabupaten Bangka Tengah 9,54 persen dan Bangka 8,34 persen," ujarnya.
Sementara itu, tamu yang menginap d hotel Kabupaten Belitung dan Belitung Timur mengalami penurunan 0,91 persen.
"Sama dengan bulan-bulan sebelumnya, pada November 2018 hotel berbintang di Pulau Belitung memiliki jumlah tamu menginap terbanyak. Jumlah tamu menginap di
kabupaten tersebut sebanyak 16.396 orang," ujarnya.
Jumlah tamu menginap terbanyak berikutnya terdapat di Kabupaten Bangka Tengah 9.218 orang, Kota Pangkalpinang 9.001 orang, Bangka terdapat jumlah tamu menginap 3.483 orang.
Menurut dia tingkat penghunian kamar hotel berbintang pada November 2018 sebesar 44,43 persen atau naik 4,84 poin dibandingkan bulan sebelumnya. TPK tertinggi hotel berbintang di Kabupaten Bangka Tengah 59,56 persen, Belitung 48,27 persen, Kota Pangkalpinang 41,21 persen, dan Kabupaten Bangka sebesar 19,13 persen.
Selain itu, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, tiga kategori kabupaten/kota mengalami peningkatan TPK hotel berbintang, yakni Kota Pangkalpinang naik sebesar 11,29 poin, Belitung 4,37 poin dan Bangka 2,58 poin. Akan tetapi, Kabupaten Bangka Tengah mengalami penurunan TPK sebesar 1,54 poin.
"Hotel bintang dengan TPK tertinggi November 2018 ada pada hotel bintang 3 sebesar 52,94 persen, bintang 4 dan 5 sebesar 48,93 persen, hotel bintang 2 sebesar 31,78 persen, serta hotel bintang 1 sebesar 30,32 persen," katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.