"Berbagai persiapan pelaksanaan ujian nasional (UN) sudah kami lakukan mulai dari latihan soal di sekolah, doa bersama sampai bimbingan mental untuk mencapai target tersebut,"Muntok, (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menargetkan tingkat kelulusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat tahun ajaran 2013/2014 di daerahnya mencapai 100 persen.
"Berbagai persiapan pelaksanaan ujian nasional (UN) sudah kami lakukan mulai dari latihan soal di sekolah, doa bersama sampai bimbingan mental untuk mencapai target tersebut," kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Disdikpora Kabupaten Bangka Barat Eko Nugroho di Muntok, Sabtu.
Ia menjelaskan, sekolah sudah beberapa kali menyelenggarakan latihan soal di sekolah masing-masing dengan materi dan tingkat kesulitan yang disesuaikan soal-soal yang mungkin keluar pada ujian dan pola pengerjaan soal standar UN agar siswa terbiasa menghadapinya.
"Berdasarkan panmtauan kami di setiap sekolah, latihan soal itu sudah dilaksanakan beberapa kali, beberapa bulan sebelum dilangsungkannya UN, bahkan sebagian besar juga memberikan pelajaran tambahan khusus untuk mata pelajaran UN," kata dia.
Untuk membantu persiapan siswa, kata dia, Disdikpora Kabupaten Bangka Barat juga sudah melaksanakan latihan soal yang penyediaan soalnya bekerja sama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) setempat, dan paling akhir pelaksanaannya bekerja sama dengan PT Timah Tbk.
Ia mengatakan, dilaksanaknnya beberapa kali persiapan latihan soal itu diharapkan seluruh peserta UN tingkat SMP di daerah itu semakin siap dan percaya diri dalam menghadapi UN sesungguhnya yang akan dilaksanakan pada 5 hingga 8 Mei 2014.
Peserta UN tingkat SMP/MTS di daerah itu sebanyak 2.321 pelajar yang berasal dari Kecamatan Muntok sebanyak 576 pelajar dari delapan sekolah, terdiri dari 279 laki-laki dan 297 perempuan, Kecamatan Simpang Teritip sebanyak 371 pelajar dari delapan sekolah yang terdiri dari 154 laki-laki dan 217 perempuan, Kecamatan Kelapa terdapat 431 pelajar dari enam sekolah yang terdiri dari 208 laki-laki dan 223 perempuan,
Kecamatan Tempilang 341 dari tujuh sekolah terdiri dari 156 laki-laki dan 192 perempuan, Kecamatan Jebus 317 pelajar dari tiga unit sekolah yang terdiri dari 125 laki-laki dan 192 perempuan, dan Kecamatan Parittiga terdapat 285 peserta dari tujuh sekolah yang terdiri dari 126 laki-laki dan 157 perempuan.
"Selain berbagai persiapan tersebut, kami menilai pola pembagian nilai akhir yang mengakomodir proses pembelajaran selama di sekolah mulai semester 1 sampai semester 5 juga menjadi petimbangan, kami yakin target kelulusan tersebut tercapai," kata dia.
Ia mengharapkan, akumulasi nilai rapor dari semester awal tersebut bisa membantu kelulusan siswa di daerah itu.
Pewarta: Oleh Donatus Dasapurna PutrantaEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.