"Sumber daya kelautan kita memiliki potensi cukup besar mulai dari hasil perikanan tangkap sampai dengan potensi keindahan wisata baharinya,"Sungailiat, (Antara Babel) - Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Adi Priana, mengatakan potensi sumber kelautan dan perikanan memiliki potensi yang cukup besar mendukung meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerahnya.
"Sumber daya kelautan kita memiliki potensi cukup besar mulai dari hasil perikanan tangkap sampai dengan potensi keindahan wisata baharinya," katanya di Sungailiat, Rabu.
Hanya saja kata dia, sumber daya kelautan tersebut masih perlu dilakukan pengelolaan yang optimal atau koordinasi dan terpadu antar pemerintah provinsi dan kabupaten.
"Koordinasi perlu dilakukan mengingat wilayah kelautan berada di pemerintah kabupaten, sedangkan pemerintah provinsi tidak memiliki wilayah laut," jelasnya.
Menurutnya, sektor kelautan sendiri direncanakan oleh pemerintah Provinsi Bangka Belitung sebagai sektor utama yang dipersiapkan pasca sektor pertambangan biji timah yang sudah mulai berkurang produksinya pada tingkat penambang tradisional.
"Pemerintah Kabupaten selain memiliki wilayah laut juga mempunyai kewenangan mutlak dalam melakukan pembinaan kepada para nelayan di daerahnya," jelasnya.
Dijelaskan, luas laut kurang lebih 65.301 kilometer persegi atau 79,90 persen dari total wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan jumlah nelayan untuk semua jenis alat tangkap berjumlah 50.000 orang.
"Wilayah laut kita cukup luas dan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat manakala dikembangkan secara baik dan benar," katanya.
Pemerintah pusat dan provinsi Bangka Belitung, berusaha maksimal melakukan pengembangan usaha penangkapan mulai dari penyaluran bantuan alat tangkap nelayan melalui kelompok nelayan dan bantuan usaha lainnya.
"Semua jenis bantuan yang disalurkan tersebut merupakan upaya optimalisasi pengembangan usaha sektor perikanan bagi para nelayan," katanya.
Pewarta: Oleh KasmonoEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.