Sungailiat, Babel (Antaranews Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, merencanakan pengadaan alat trombosit guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah itu.

"Alat trombosit ini diperlukan sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan masyarakat karena tanpa didukung dengan kelengkapan alat, pelayanan kesehatan yang diinginkan tidak akan maksimal," kata Bupati Bangka, Mulkan di Sungailiat, Rabu.

Dia mengatakan, pada saat pertemuan dengan Palang Merah Indonesia (PMI) di daerah itu, diketahui rencana pengadaan alat itu dapat terealisasi pada tahun 2020.

Bupati memberikan apresiasi kepada PMI setempat yang sudah menjalin kerja sama dengan baik terkait pelayanan masyarakat, khususnya membutuhkan mau pun yang ingin mendonorkan darah.

"Kami sangat terbantu dengan adanya PMI, apalagi ini menyangkut kesehatan masyarakat yang memang harus diutamakan," katanya.

Dengan kerja sama itu, kata bupati, pelayanan kesehatan masyarakat kedepannya terjadi perubahan yang semakin baik sehingga masyarakat mudah memperakses layanan darah yang dibutuhkan.

Kepala Markas PMI Kabupaten Bangka, Tego mengatakan, fungsi alat trombosit itu untk memisahkan komponen-komponen yang terdapat dalam darah, satu kantung trombosit dapat diperdari lima kantung darah segar.

"Fungsi dari alat trombosit itu adalah untuk memisahkan komponen yang ada didalam darah itu sendiri, untuk mendapatkan satu kantung trombosit dibutuhkan lima kantung darah segar dengan diolah terlebih dulu menggunakan alat tersebut," ujarnya.

Pewarta: Kasmono
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026