"Peserta ujian paket A orang yang sudah bekerja sehingga mereka tidak bisa meninggalkan pekerjaan jika waktunya bersamaan dan sebelumnya peserta juga sudah memberitahu bahwa berkemungkinan tidak bisa keluar selama masih dalam jadwal pekerjaan,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Sebanyak 12 peserta Ujian paket A di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) tidak mengikuti ujian tersebut karena waktu pelaksanaannya bersamaan dengan kegiatan mencari nafkah.
"Peserta ujian paket A orang yang sudah bekerja sehingga mereka tidak bisa meninggalkan pekerjaan jika waktunya bersamaan dan sebelumnya peserta juga sudah memberitahu bahwa berkemungkinan tidak bisa keluar selama masih dalam jadwal pekerjaan," kata Ketua Panitia Pelaksana, Abusama di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan, seluruh peserta berjumlah 36 orang, 27 orang laki-laki dan 9 orang perempuan sedangkan yang mengikuti ujian saat ini 24 orang yang terdiri dari lima Pusat Kegiatan Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar Belajar (SKB) di daerah itu.
"Untuk peserta yang tidak bisa mengikuti pelaksanaan UAS paket A pada periode pertama ini akan diadakan UAS paket A periode kedua yang akan dilaksanakan pada 19-21 Agustus 2014. Ujian ini juga dilaksanakan berdasarkan Keputusan Badan Standar Nasional Pendidikan," katanya.
Menurut dia, rata-rata usia peserta yang mengikuti ujian itu berkisar 20-30 tahun namun hal itu tidak menjadi kendala bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikannya.
"Sepertinya usia tidak menjadi masalah bagi mereka yang sadar terhadap pentingnya pendidikan," katanya.
Ia mengatakan, ujian paket A yang berlangsung 19-21 Mei 2014 berjalan dengan lancar dan aman tanpa ada keluhan berarti dari peserta baik mengenai naskah soal maupun lembar jawaban.
"Ujian paket A ini berjalan dengan lancar, setiap pengawas ruangan memberikan arahan bagaimana cara mengisi lembar jawaban yang baik dan benar sehingga diharapkan peserta teliti agar tidak melakukan kesalahan dalam menjawab soal-soal itu," ujarnya.
Pewarta: Oleh MulkiEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.