Sungailiat (ANTARA) - Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,  Abdul Fatah minta seluruh pemerintah daerah di wilayahnya menyediakan tempat bermain untuk siswa di sekolah.

"Sarana tempat bermain bagi siswa terutama pada tingkat usia dini diperlukan untuk mengembangkan bakat bagi siswa itu," pesan itu disampaikan pada saat acara gerakan pengasuhan menjadi orang tua hebat di Desa Penagan, Kecamatan Mendo Barat, Jumat.

Dikatakan, potensi atau bakat bagi anak usia dini harus dikembangkan dengan maksimal guna mendapatkan prestasi sesuai yang diharapkan.

"Saya minta pemerintah kabupaten atau kota, untuk menyediakan sarana bermain yang dapat mengembangan potensi kemampuan pada siswa usia dini," jelasnya.

Menurutnya, pengasuhan menjadi orang tua hebat dimana mampu memenuhi kebutuhan hak anak mulai dari kecukupan kesehatan sampai pendidikan.

"Anak mempunyai hak untuk mendapatkan kesehatan sampai pendidikan sesuai jenjangnya," katanya.

Menyinggung kampung KB kata Wagup adalah salah satu untuk menyaringan anak yang stunting dan tercatat sudah 95 persen kampung KB di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Sisa lima persen lagi yang belum terbentuk kampung KB di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan diharapkan sampai akhir 2019 sudah terbentuk semuanya," jelasnya.

Wabup juga minta pemerintah desa diseluruh kabupaten di wilayah provinsinya untuk mengalokasikan anggaran kegiatan penanganan stunting melalui anggaran pendapatan belanja desa.

"Saya minta pemerintah kabupaten lain di Provinsi Kepulauan Bangka dapat mencontoh pemerintah Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka yang sudah menyediakan dana penanganan stunting di seluruh desanya," katanya.

Pada kegiatan itu Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah memberikan souvenir kepada seluruh kepala desa peserta kegiatan  gerakan pengasuhan menjadi orang tua hebat.

 

Pewarta: Kasmono
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026