Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan sosialisasi untuk mengajak warga ikut vaksinasi COVID-19.

"Berbagai pola sosialisasi, edukasi dan penyuluhan sudah kami lakukan dan akan terus kami giatkan agar bisa segera mencapai target membentuk kekebalan kelompok atau 'herd immunity'," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat Nurmala Anggraini di Mentok, Kamis.

Menurut dia, pola pertemuan dengan melibatkan banyak warga atau dengan pola tatap muka dari rumah ke rumah sudah rutin dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran dalam menyukseskan program vaksinasi COVID-19.

"Selain itu kami juga keliling kampung atau 'muter kampong' menggunakan mobil yang dilengkapi pengeras suara untuk mengajak warga datang ke gerai vaksinasi yang sudah disiapkan di kampung tersebut," katanya.

Kegiatan "muter kampong" tersebut dilakukan di seluruh kecamatan yang didatangi tim vaksinator bergerak guna mengingatkan warga yang belum ikut vaksin agar maju datang ke gerai vaksin yang sudah disiapkan.

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk ikut vaksinasi serta tetap menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin selama pandemi COVID-19.

Dalam kesempatan tersebut, para petugas Dinas Kesehatan yang turun langsung ke lapangan juga menyampaikan berbagai informasi penting dan benar atas isu atau berita bohong yang berkembang di masyarakat tentang vaksinasi.

"Banyak berita bohong atau hoaks yang beredar, misalnya vaksin tidak aman, bisa berakibat sakit parah, tidak efektif, dan lain-lain. Informasi seperti ini yang coba kita luruskan dan beri pemahaman ke warga bahwa itu tidak benar," ujarnya.

Menurut dia, pola pendekatan yang dilakukan dengan langsung bertemu warga di lingkungan desa atau kampung, dari rumah ke rumah atau di warung-warung dinilai efektif dan akan terus dilakukan dalam beberapa bulan ke depan.

Selain meluruskan berita bohong, dalam kesempatan itu para petugas juga menyampaikan informasi terkait dengan Surat Edaran Bupati Nomor 360 yang diterbitkan pada September 2021 yang menyebutkan adanya kebijakan penundaan pelayanan administrasi bagi warga yang belum vaksin.

"Surat edaran tersebut diharapkan bisa meningkatkan kesadaran warga untuk ikut vaksin, kami sudah sampaikan setiap kali melakukan sosialisasi," katanya.

Selain menguatkan sosialisasi, pemkab menggencarkan pelayanan vaksin dengan memperbanyak penyediaan gerai vaksinasi di lokasi yang mudah dijangkau warga.

"Gerai disiapkan semakin dekat dengan warga dan lokasi strategis lain guna mewujudkan pelayanan vaksinasi lebih cepat," kata Nurmala.

Pada Kamis, tim vaksinator COVID-19 Kabupaten Bangka Barat membuka pelayanan vaksinasi di unit pelayanan kesehatan seluruh kecamatan dan 16 lokasi yang dekat dengan warga, dan telah disiapkan sebanyak 4.572 dosis, baik untuk penerima vaksin dosis pertama maupun kedua.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2021