Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan 603 hektare sawah di Kabupaten Bangka Selatan mengalami kekeringan dan terancam gagal panen.

"Kami sudah melaporkan kondisi areal sawah Bangka Selatan (Basel) ke Kementerian Pertanian agar segera disalurkan bantuan untuk mengatasi kekeringan ini," kata Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Distanbunnak Kepulauan Babel Herry di Pangkalpinang, Selasa.

Berdasarkan laporan dari Dinas Pertanian di Bangka Selatan, 603 hektare sawah petani sudah mengering dan butuh bantuan dalam mengatasi kekeringan ini.

"Kita sudah menindaklanjuti laporan tersebut dan meninjau langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sawah tersebut," ujarnya.

Untuk mengatasi kekeringan sawah ini, kata dia, pihaknya akan menyalurkan bantuan seperti pembangunan sumur, pompa air, embung dan lainnya.

"Bantuan ini akan menggunakan dana alokasi khusus tambahan dari Kementerian Pertanian, untuk mengatasi kekeringan lahan pertanian sawah," ujarnya.  

Menurut dia saat ini laporan kekeringan sawah hanya dari Dinas Pertanian Bangka Selatan, sementara instansi terkait di kabupaten lainnya belum ada laporan kekeringan.

Namun demikian, kata dia, diharapkan Dinas Pertanian di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Belitung dan Belitung Timur untuk segera melaporkan dampak musim kemarau terhadap lahan pertanian khususnya sawah.

"Laporan ini akan menjadi dasar untuk mengajukan bantuan kepada petani dalam mengatasi kekeringan lahan pertaniannya," ujarnya.

Pewarta: Aprionis

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2015