Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Kerja (DKUKMPTK) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memastikan ketersediaan stok beras yang ada sekarang sebanyak 799 ton mampu mencukupi kebutuhan masyarakat selama tiga bulan.

"Terdata stok beras saat ini masih tersedia 799 ton dan dipastikan masih mencukupi kebutuhan masyarakat selama tiga bulan bahkan lebih,"kata Kepala Bidang Usaha Perdagangan, DKUKMPTK Belitung, Rita Yuliani di Tanjung Pandan, Jumat.

Menurut dia, penyaluran beras ke masyarakat sampai saat ini masih normal meskipun beras sebagian besar di pasok dari luar pulau Belitung.
Sedangkan untuk ketersediaan komoditi lainnya terdata masih mencukupi, seperti gula pasir sebanyak 294 ton, tepung terigu 95 ton dan minyak goreng 5,3 ton.

Kemudian komoditi lainnya, lanjut dia, tepung sagu 6,3 ton, garam 8,5 ton kacang kedelai 48 ton, kacang tanah sembilan ton dan kacang hijau 12 ton.

"Stok yang tersedia dan tidak langka akan mempengaruhi kestabilan harga di tingkat pasar atau pedagang," katanya.

Rita menambahkan, harga bahan kebutuhan pokok di daerah itu sejak satu minggu memasuki bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah terpantau normal dan stabil.

Harga beras premium dijual Rp12.500 per kilogram, beras medium Rp10 ribu per kilogram, daging ayam boiler Rp43 ribu per kilogram dan daging ayam kampung Rp55 ribu per kilogram.

Namun untuk harga daging sapi tercatat mengalami kenaikan dari Rp140 ribu per kilogram menjadi Rp160 ribu per kilogram.

"Kenaikan harga daging sapi disebabkan tingginya permintaan masyarakat pada saat bulan Ramadhan sedangkan pasokan memang dalam keadaan terbatas," ujarnya.

Ia mengimbau, masyarakat di daerah itu untuk tetap berbelanja dengan bijak dan sesuai kebutuhan.

"Tidak perlu membeli dalam jumlah besar karena stok kami pastikan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan," katanya.

Pewarta: Apriliansyah

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2022