Satuan Tugas Pangan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan pemantauan harga beras di sejumlah pedagang pasar sebagai upaya antisipasi terjadinya lonjakan harga yang merugikan masyarakat.

"Kita bersama tim Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Bangka Barat telah melakukan pemantauan harga beras, terakhir dilaksanakan di Pasar Mentok," kata Ketua Satgas Pangan kabupaten Bangka Barat Iptu Ogan Arif Teguh di Mentok, Rabu.

Dalam kegiatan itu, tim gabungan tidak hanya melakukan pemantauan harga beras, namun juga beberapa harga dan persediaan bahan pangan pokok yang ada di tingkat pedagang, agen dan distributor yang ada di daerah itu.

Khusus untuk komoditas beras, sampai sejauh ini belum ada kenaikan harga dan ketersediaan beras di tingkat pedagang, agen dan distributor masih relatif aman hingga beberapa pekan ke depan.

Ia mengatakan, kegiatan monitoring ketersediaan serta harga bahan pangan pokok ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Baca juga: Bulog Belitung perkuat stok hadapi Ramadhan 1444 Hijriah

"Ini juga sebagai antisipasi agar tidak terjadi penimbunan beras, gula, minyak goreng, serta bahan pokok lainnya," katanya.

Kegiatan patroli dan memantau harga kebutuhan pokok ini merupakan langkah awal guna mencegah gangguan kamtiibmas sekaligus mewujudkan pelayanan Polri kepada masyarakat.

"Kita akan terus melakukan pemantauan untuk menghindari terjadi penimbunan bahan pangan pokok yang akan mengakibatkan naiknya harga," katanya.

Selain melakukan pemantauan perkembangan harga bahan pangan pokok, Tim Satgas Pangan sekaligus memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dengan melaksanakan patroli dan memberikan imbauan kepada para pedagang agar selalu waspada terhadap berbagai pola penipuan yang dapat merugikan para pedagang.

"Sampai sejauh ini harga kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan, namun khusus untuk minyak goreng merk Fortune kemasan satu liter dan Minyakita memang distribusinya terhambat sehingga terjadi kelangkaan, sedangkan untuk merk lain persediaannya masih cukup aman," katanya.

Baca juga: Disperindag Bangka Belitung gelar pasar murah di Kota Pangkalpinang

Berdasarkan data Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Bangka Barat pada pekan pertama Februari 2023, harga beras per satu kilogram, yaitu beras super Rp13.128, beras 118 Rp12.617, Gareng 12.125, RM Rp12.683 dan beras Bulog medium dijual dengan harga Rp10.625/ kilogram.

Pada saat ini, harga beras premium merk RM Rp13.000/kilogram, merk118 Rp12.500 hingga 13.000/kilogram, sedangkan beras medium merk KTJ dan Sendok Rp11.500-12.000/kilogram.

Untuk persediaan beras di dua gudang besar pada pekan pertama Februari 2023 mencapai 20,71 ton, terdapat di gudang Kampung Sawah, Mentok, untuk beras premium 12 ton, beras medium 8,5 ton, sedangkan di gudang Kimjung, Parittiga beras premium 125 kilogram dan medium 85 kilogram.

Sedangkan persediaan beras pada saat ini total mencapai 16,115 ton, berada di gudang Kampung Sawah 8,5 ton beras premium dan 5 ton beras medium, di gudang CV Uno Gemilang 2 ton beras premium, di gudang Kimjung 180 kilogram beras premium dan 125 kilogram beras medium, sedangkan di gudang Bentengkota 200 kilogram beras premium dan 150 beras medium.

Baca juga: Disperindag Babel gelar operasi pasar, 1,5 ton beras habis terjual

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Joko Susilo


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023