Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan sejumlah pabrik tapioka di daerah itu menyepakati harga beli terendah singkong kasesa hasil panen petani sebesar Rp1.000 per kilogram.

"Kami telah mencapai kesepakatan bersama empat pabrik tapioka di Pulau Bangka, yaitu PT Bangka Asindo Agri, PT Sinar Baturusa Prima, PT Bemban Jaya Lestari dan CV Sari Bumi Mulya, dengan mematok harga beli terendah untuk singkong kasesa dari petani sebesar Rp1.000/kilogram," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distangan) Babel Edi Romdhoni di Pangkalpinang, Jumat.

Patokan harga minimum itu disepakati dalam rapat konsolidasi terkait komoditas singkong jenis kasesa, antara perusahaan, petani, penyuluh pertanian dan pemangku kepentingan terkait yang difasilitasi Distangan Babel.

Untuk pabrik tapioka di Pulau Bangka menyepakati harga beli terendah tersebut, sedangkan PT Surya Mas yang berlokasi di Kabupaten Belitung Timur bersedia membeli hasil panen petani Rp1.175/kilogram.

Kesepakatan harga beli terendah ini merupakan salah satu bentuk antisipasi yang dilakukan agar pada saat terjadi panen raya harga beli tidak turun rendah dan merugikan petani.

"Harga beli minimum tersebut tidak bisa lagi dinaikkan, dengan berbagai pertimbangan yang diajukan perusahaan," katanya.

Dengan adanya kesepakatan itu, diharapkan perusahaan mematuhi hasil rapat konsolidasi dan menjalankan harga beli yang telah disepakati secara jujur dan tidak mencurangi petani. Sedangkan bagi para petani diminta melakukan transaksi dengan jujur dan tidak mencampur singkong kasesa dengan jenis lain.

"Jika pihak perusahaan ada yang curang membeli di bawah kesepakatan laporkan dan akan kami tindaklanjuti, namun kami juga minta petani jujur tidak mencampur singkong jenis lain agar tidak mencederai kesepakatan ini," katanya.

Sementara itu perwakilan PT Bangka Asindo Agri Beverly mengatakan perusahaan tidak berani mengambil risiko untuk membeli hasil panen petani lebih tinggi karena harga tapioka di pasaran selalu berubah.

"Pada saat harga tapioka naik, kami pasti akan membeli singkong dari petani dengan harga yang tinggi," katanya.

Pada pertemuan itu, perwakilan petani singkong kasesa, Hendra Gunawan mengeluhkan rendahnya harga singkong kasesa di perusahaan, bahkan hasil panen petani sebagian membusuk karena tidak bisa masuk pabrik akibat mengantre selama beberapa hari.

Menurut Hendra, kepedulian Distangan Provinsi Babel selama ini sudah cukup baik, salah satunya dengan adanya bantuan pupuk organik ke gapoktan.

Berdasarkan data Distangan Babel, saat ini harga beli singkong kasesa yang berlaku di pabrik masih di atas harga minimum. Pada 22 Februari 2023, PT Bangka Asindo Agri membeli dengan harga Rp1.300/kilogram, sedangkan PT Sinar Baturusa Prima Rp1.350/kilogram, PT Bemban Jaya Lestari dan CV Sari Bumi Mulya masing-masing mematok harga Rp1.500 per kilogram dan PT Surya Mas Rp1.175/kilogram.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023