Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Toni Purnama mengatakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar utama dalam perkembangan perekonomian negara dan berhasil membuktikan ketahanannya ketika terjadi krisis ekonomi.

Hal itu disampaikannya pada saat melakukan penyebarluasan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif di Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Senin.

"Ketika Covid kemarin banyak perusahaan-perusahaan besar yang merugi bahkan sampai bangkrut, tetapi berbeda dengan UMKM seperti ekonomi kreatif (ekraf) justru berkembang dengan pesat sampai sekarang," kata Toni didepan tamu undangan yang di dominasi anak-anak muda Bangka Selatan tersebut. 

Lebih jauh ia mengatakan bahwa kreativitas akan menelurkan inovasi terhadap sebuah produk sehingga membuat nilai sebuah produk tersebut memiliki nilai tambah. 

"Sebuah produk yang sama belum tentu memiliki nilai/harga yang sama. Pastinya karena kreatifitaslah yang membuat nya menjadi berbeda, baik dari segi bentuk, cita rasa ataupun pengemasan," ungkapnya.

Dirinya juga berkeyakinan masa depan ekonomi kreatif akan memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Terlebih lagi pertumbuhan dunia digital yang saat ini meningkat cukup pesat, sehingga dapat menjangkau lebih banyak konsumen walaupun terpisah jarak yang cukup jauh.

Untuk itu dirinya mengingatkan kepada kaum milenial untuk dapat mengambil bagian dan memulai usaha sesuai dengan 'passion' nya. 

"Gagasan tanpa tindakan hanyalah sebuah angan-angan. Tindakan tanpa dukungan akan terasa berat, untuk itulah perda ini hadir bagi masyarakat Kepulauan Babel," tutupnya.

Pewarta: Elza Elvia

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023