‎Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Marsidi Judono Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membangun ruangan sitotoksik yang akan difungsikan guna meracik obat-obatan bagi pasien kemoterapi.

‎"Jadi ruangan ini fungsinya adalah untuk meracik obat kemoterapi," kata Direktur RSUD dr. Marsidi Judono Belitung, dr. Ratih Lestari Utami di Tanjungpandan, Selasa.

‎Menurut dia, ruangan sitotoksik tersebut nantinya terdiri dari ruangan besar yang kemudian di dalamnya terdapat ruangan bersekat-sekat dengan tekanan yang berbeda.

‎"Jadi tidak membangun gedung baru namun ruangan yang sudah ada kami renovasi, nanti di ruangan itu ada tekanan positif dan tekanan negatif jadi di setiap ruangan tekanannya berbeda-beda," ujarnya.

‎Ia mengatakan, pembangunan ruangan ini merupakan langkah awal agar RSUD dr. Marsidi Judono Belitung ke depannya dapat melayani pasien yang harus menjalani kemoterapi tanpa perlu dirujuk ke luar daerah.

‎"Jika ruangan meracik obatnya sudah tersedia, langkah selanjutnya mengusulkan alat untuk meracik obat kemoterapi (sitotoksik drug kabinet)," katanya.

‎dr. Ratih Lestari Utami menjelaskan, agar RSUD dr. Marsidi Judono Belitung dapat melayani pasien kemoterapi perlu banyak hal yang harus dipersiapkan selain ruangan dan alat kemoterapi tersebut.

‎Disampaikan aspek yang tidak kalah penting lainnya adalah melatih SDM untuk layanan kemoterapi di RSUD dr. Marsidi Judono Belitung.

‎"SDM juga harus dilatih, kalau ruangan sudah dibangun tahun ini, kemudian alat kemoterapi diusulkan melalui kemenkes di tahun depan, maka SDM yang perlu dilatih yaitu apoteker dan perawat. Serta menyiapkan Dokter Subspesialis Onkologi, dokternya kita belum ada harus sekolah dulu seperti Penyakit dalam Sub Hematoonkologi, Bedah Sub Onkologi, Obsgyn Sub Onkologi," ujarnya.

Pewarta: Apriliansyah

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2025