Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memfasilitasi pelestarian tradisi Berume Behume yang dilaksanakan warga Desa Ibul, Simpang Teritip.

"Selain upaya melestarikan tradisi, kegiatan ini juga akan memperkuat ketahanan pangan lokal karena melalui tradisi ini warga akan semakin giat bercocok tanam di ladang dengan berbagai tanaman pangan," kata Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Jumat.

Tradisi Berume Behume, kata dia, merupakan kebiasaan warga setempat dalam menggarap lahan secara bersama-sama, mulai dari proses membuka lahan, melakukan persiapan lahan hingga penanaman bibit tanaman pangan, khususnya padi ladang.

Ia menjelaskan, kebiasaan warga Desa Ibul melaksanakan tradisi Berume Behume patut mendapatkan dukungan seluruh pihak karena melalui tradisi ini warga bisa menjaga semangat gotong royong untuk mendukung ketahanan pangan di desa itu.

"Pemkab berkomitmen terus mendukung pelestarian tradisi Berume Behume sebagai bagian dari penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat. Mari kita jadikan semangat gotong royong ini untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah kita," katanya.

Tradisi yang diwariskan turun-temurun tersebut, tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat dalam mengelola lahan pertanian demi memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.

Ia berharap hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus terjalin guna mendorong kemajuan sektor pertanian sehingga mampu mewujudkan Bangka Barat yang maju, sejahtera dan mandiri pangan.

Dia mengajak masyarakat menjaga dan melestarikan tradisi Berume Behume agar tetap hidup di tengah kemajuan zaman serba teknologi.

Camat Simpang Teritip Darmawi mengatakan tradisi Berume Behume rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk pelestarian budaya lokal masyarakat setempat.

"Dalam tradisi ini terkandung nilai-nilai luhur yang patut diwariskan ke generasi berikutnya, seperti nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, mengeratkan tali silaturahim dan upaya memenuhi pangan secara swadaya," katanya.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026