Tanjung Pandan (Antaranews Babel) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memastikan ketersediaan sumber air bersih menghadapi musim kemarau saat ini aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di daerah itu.

"Sampai saat ini aman dan layanan kami juga masih normal. Kami juga menyiapkan beberapa antisipasi dalam menghadapi musim kemarau," kata Direktur PDAM Belitung, Erwinta Djamaludin di Tanjung Pandan, Jumat.

Menurut dia walaupun debit air pada tiga sumber air baku di daerah itu mengalami penyusutan pada musim kemarau, namun PDAM Belitung telah menyiapkan langkah antisipasi agar layanan tetap maksimal.

"Debit air pada kolong sumber air baku di Air Serkuk, Perawas dan Dukong mengalami penyusutan sekitar 30 sampai 40 persen. Kami akan gunakan beberapa sumber air baku cadangan," ujarnya.

Ia menambahkan PDAM juga akan menerapkan pola dan jam layanan tertentu dalam menyuplai air bersih kepada masyarakat di daerah itu jika hujan tidak turun hingga September.

"Jika tidak hujan sampai September nanti akan kami lakukan bergilir suplainya. Misalnya, wilayah kota sekali dalam sehari. Jam layanan kolong Dukong juga kita kurangi," katanya.

Selain itu, PDAM Belitung juga meningkatkan layanan air bersih melalui mobil tangki kepada masyarakat di daerah itu.

"Untuk permintaan air bersih melalui mobil tangki meningkat sejak musim kemarau. Permintaannya ada dari beberapa tempat usaha maupun masyarakat," ujarnya.

Ia berharap masyarakat dan pelanggan PDAM Belitung untuk bisa saling mengerti dan memahami kondisi ini, karena hal ini merupakan faltor alam yang tidak bisa dihindari.

Pewarta: Apriliansyah

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2018