Sungailiat, Babel (Antaranews) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima kedatangan 10 mahasiswa dan mahasiswi dari 17 negara yang tergabung dalam Association International des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales (AIESEC).

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka, saya ucapkan selamat datang kepada mahasiswa/mahasiswi AIESEC di daerah kami, negeri sepintu sedulang," kata Bupati Bangka, Mulkan diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Zulkarnain Idrus di Sungailiat, Selasa.

Mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung AIESEC ketika berinteraksi dengan masyarakat daerah itu, diharapkan bisa berbahasa Indonesia.

Dikatakannya, Pemkab Bangka mengapresiasi bakti dari para mahasiswa dan mahasiswi tersebut, supaya bisa memberikan kontribusi positif pada kemajuan daerah Kabupaten Bangka dan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung khususnya serta Negara Kesatuan Republik Indonesia umumnya.

"Mudah-mudahan bisa berbahasa Indonesia, sehingga bisa berkomunikasi dua, supaya tidak salah paham," katanya.

Sementara, Ketua AIESEC Indonesia, Azalia, mengatakan bahwa organisasinya tersebut merupakan organisasi mahasiswa internasional terbesar di seluruh dunia yang berada di 120 negara, salah satunya di Indonesia.

"Di Indonesia sendiri, AIESEC sudah berdiri sejak tahun 1984, sekitar 35 tahun lebih AIESEC ini sudah berdiri di Indonesia, dibawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia. Kita sendiri ada di 29 universitas yang tersebar di Indonesia, di 35 kota di seluruh Indonesia," kata Azalia.

Dia mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Bangka yang telah menerima dengan baik, telah memberikan kesempatan untuk datang, memperkenalkan produk dan memperkenalkan program yang mereka bawa.

Ditambahkannya, 10 mahasiswa dan mahasiswi dari 9 negara dari 17 negara yang tergabung dalam AIESEC terdiri dari Selsabil Chebouba dari Negara Aljazair, Mariana Pyrkolou dari Negara Yunani, Karine Le Constant dari Negara Perancis, Kajol Patel dari Negara New Zealand, Inge Aarts dan Max Jonathan dari Negara Belanda, Lakhsay Dalla dari Negara India, Ahmed Mahmoud dari Negara Mesir, Joaquim Vandellos dari Negara Spanyol serta Leonardo Tevoniuk dari Negara Brazil.

Mereka akan berada di Pemkab Bangka mulai tanggal 25 Januari 2019 sampai dengan tanggal 8 Maret 2019, dalam kurun waktu tersebut mereka akan tinggal di rumah orang tua asuh yang tersebar di Kecamatan Sungailiat.

"Kami sangat berharap program kami nantinya dapat berlanjut dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Kabupaten Bangka," harapnya.

Pewarta: Dwi HP

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2019