"Kami sudah membentuk petugas relawan di semua desa atau di 62 desa yang tersebar di delapan kecamatan," kata Kabid Penanggulangan Bencana Satpol PP Kabupaten Bangka, Ahmad Fauzi di Sungailiat, Senin.
Masing-masing desa kata dia, terdapat 10 orang relawan untuk membantu masyarakat desa setempat jika mengalami musibah bencana seperti, kebanjiran, kebakaran, puting beliung dan bencana alam lainnya.
Baca juga: Satpol PP Bangka siapkan 30 personel awasi ancaman banjir
Memasuki musim penghujan seperti sekarang kata dia, petugas relawan akan melakukan pemantuan di wilayahnya masing-masing dan segera melakukan koordinasi dengan aparat desa setempat.
"Meskipun tenaga relawan itu belum dilakukan pelantikan namun kerjanya sudah dirasakan membantu sebagian masyarakat setempat," jelasnya.
Selain membentuk tenaga relawan di semua desa untuk membantu permasalahan sosial di masyarakat, kata dia, pihaknya juga bekerjasama dengan organisasi kemasyarakatan lainnya seperti, Tagana, Laskar Sekaban dan organisasi kemasyarakat yang ada di Kabupaten Bangka.
"Saya memprediksi ancaman banjir tahun ini tidak akan separah tahun sebelumnya karena pemerintah daerah sudah membangun sejumlah infrastruktur di kawasan rawan banjir," katanya.
Dia mengatakan, banjir tahun sebelumnya pernah mengakibatkan robohnya jembatan utama di Kelurahan Sinar Baru Kecamatan Sungailiat.
"Jembatan yang rusak akibat banjir sudah langsung dibangun oleh pemerintah termasuk dilakukan pengerukan di sungai tersebut," ujarnya.
Pewarta: KasmonoUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.