"Lokasi kemungkinan besar di Dusun Sukal, Belolaut, karena di perairan sekitar desa itu cocok untuk pengembangan dan selama ini masyarakatnya sebagian besar menggeluti budi daya kerang tersebut,"Muntok (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung tahun ini akan menggandeng Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk membentuk lokasi percontohan pembibitan kerang darah.
"Lokasi kemungkinan besar di Dusun Sukal, Belolaut, karena di perairan sekitar desa itu cocok untuk pengembangan dan selama ini masyarakatnya sebagian besar menggeluti budi daya kerang tersebut," ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Amir Hamzah di Muntok, Rabu.
Menurut dia, program pembangunan lahan percontohan pembibitan kerang darah tersebut diharapkan bisa berjalan dengan baik agar bisa memberi dampak positif bagi masyarakat nelayan pesisir di daerah itu.
"Kemungkinan di dua lokasi, kami akan mempelajari pola pengembangan pembibitan kerang tersebut, jika memang memungkinkan dan bisa membawa keuntungan bagi nelayan, program tersebut akan kami tindaklajuti," katanya.
Ia mengatakan, nelayan Dusun Sukal sudah menggeluti budi daya pembesaran kerang dalam beberapa tahun terakhir, bahkan dalam dua tahun terakhir sudah mampu menjadi salah satu sentra penghasil kerang darah di Indonesia.
Namun, menurut dia, budi daya yang dilakukan para nelayan masih mengambil bibit dari luar daerah, terutama dari Sumatera Selatan yang harganya cukup tinggi.
"Kami berharap ke depan, para nelayan bisa membibit sendiri, jika berhasil tentunya akan membawa dampak positif karena jelas akan menekan harga bibit," katanya.
Ia mengatakan, kerja sama dengan LIPI sudah sering dilakukan DKP Kabupaten Bangka Barat untuk mengembangkan berbagai budi daya perikanan di daerah itu, seperti yang dilakukan pada tahun lalu dimana Pemkab dan LIPI melakukan penelitian budi daya kerang dan siput gunggung.
"Kami berharap kerja sama dengan LIPI akan terus berkelanjutan karena Kabupaten Bangka Barat berada di wilayah kepulauan yang kaya akan potensi kelautannya dan hasil dari kerja sama tersebut cukup dirasakan manfaatnya oleh masyarakat nelayan," katanya.
Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.