Kathmandu (Antara Babel) - Pemulangan WNI dari Nepal yang semula direncanakan berangkat pada Selasa, ditunda karena pesawat Boeing 737 TNI AU dengan nomor registrasi A7305 belum mendapatkan izin mendarat dari otoritas Nepal.
"Ada kemungkinan besar bahwa kepulangan akan 'delay' (tertunda) karena hingga saat ini kita belum mendapatkan 'landing permit' (izin mendarat)," kata Duta Besar RI untuk Bangladesh dan Nepal Iwan Wiranata-atmadja mengatakan di Posko Kathmandu Guest House (KGH), Thamel, Kathmandu, Nepal, Selasa.
Namun, Dubes Iwan mengatakan pihaknya telah mengirim surat kepada otoritas Nepal agar segera mengeluarkan izin mendarat bagi pesawat TNI AU tersebut.
"Kami sudah mendapatkan balasan bahwa selambat-lambatnya pesawat akan 'take off' (lepas landas) dari bandara Nepal besok (Rabu) pukul 07.00 waktu Nepal," kata dia.
Dubes Iwan menjelaskan bahwa saat ini, pesawat telah berada di Bandara Dhaka, Bangladesh, dan siap menuju Bandara Tribhuvan, Kathmandu, begitu izin mendarat diberikan.
Menurut rencana, rombongan evakuasi akan berangkat dari Bandara Tribhuvan menuju Dhaka untuk transit dan mengisi bahan bakar, kemudian menuju Aceh lalu Jakarta.
Dubes Iwan menyebutkan 26 WNI di Nepal akan dievakuasi dan 30 anggota tim evakuasi akan kembali ke Indonesia pada Rabu esok.
Berikut nama-nama 26 WNI di Nepal yang akan ikut rombongan evakuasi kembali ke Indonesia:
1. Winarti Karyono
2. Nilima Bhusal
3. Bagus Bhusal
4. Ari Isyanawati
5. Ruben Jung Thapa
6. Samini
7. Safiyya Thapa
8. Maya Apriyani
9. Binod Waiba
10. Rania Salim Mukhsin
11. Ahmed Muhamed Abdelhay
12. Hutoun Zahirah Ahmed Mohamed
13. Mohamed Ahmed Mohamed
14. Nani
15. Jeetendra Rai
16. Buniati
17. Ayomi Amindoni
18. Tessi Ananditya
19. Sapta Hudaya
20. Oliver Hancock
21. Familia Novita
22. Nuri Arunbiarti
23. Rio Agustiawan Wijaya
24. Maryatun Tamang
25. Anisha Tamang
26. Ronasih
