"Penurunan itu disebabkan tidak adanya impor migas pada Juni 2015, sedangkan impor nonmigas turun sebesar 23,26 persen dari 0,49 juta dolar AS menjadi 0,37 juta dolar AS,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Nilai impor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Juni 2015 sebesar 0,37 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau turun 50,54 persen dibanding Mei 2015 sebesar 0,75 juta dolar AS.
"Penurunan itu disebabkan tidak adanya impor migas pada Juni 2015, sedangkan impor nonmigas turun sebesar 23,26 persen dari 0,49 juta dolar AS menjadi 0,37 juta dolar AS," kata Kepala BPS Babel, Herum Fajarwati di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan, pada Juni 2015 yang mempunyai nilai impor hanya tiga golongan yaitu golongan pupuk (HS 31) sebesar 0,19 juta dolar AS, golongan pesawat mekanik (HS 84) 0,07 juta dolar AS dan golongan mesin/peralatan listrik (HS 85) sebesar 0,06 juta dolar AS.
Sedangkan golongan kapal laut dan bangunan terapung (HS 89), golongan benda-benda dari besi dan baja (HS 73), dan golongan karet serta barang-barang dari karet (HS 40) tidak ada kegiatan impor pada Juni 2015.
Ia menjelaskan, negara asal impor yang mengalami peningkataan yaitu Singapura dari tidak ada menjadi 0,04 juta dolar AS pada Juni 2015, sedangkan Thailand mengalami penurunan dari 0,02 juta dolar AS menjadi tidak ada dan Malaysia dari 0,17 juta dolar AS menjadi 0,12 juta dolar AS.
Sementara itu Belgia tidak mengalami perubahan impor yaitu tetap sebanyak 0,19 juta dolar AS dan dari Belanda tidak ada impor sama sekali.
"Total penurunan impor dari kelima negara tersebut yaitu sebesar 9,16 persen dari 0,38 juta dolar AS menjadi 0,34 juta dolar AS," katanya.
Ia menyebutkan, jika dibanding periode Januari-Juni 2014 terjadi penurunan impor sebesar 43,80 persen dari 18,05 juta dolar AS menjadi 10,14 juta dolar AS.
Penurunan impor disebabkan turunnya impor migas hingga mencapai 67,98 persen dari 6,70 juta dolar AS menjadi 2,15 juta dolar AS.
Pewarta: MulkiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.