"Dana tersebut murni bersumber dari APBD Kabupaten Bangka tahun anggaran 2013,"
Sungailiat, Babel,(ANTARA Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun ini mengalosaikan anggaran sebesar Rp1,75 miliar untuk pembangunan 50 unit rumah
layak huni (RLH) bagi warga kurang mampu.


"Dana tersebut murni bersumber dari APBD Kabupaten Bangka tahun anggaran 2013," Kata Kepala Bidang Bantuan Sosial Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangka Farida di Sungailiat, Selasa.


Pengerjaannya, kata dia, akan dilakukan pihak ketiga melalui proses lelang terbuka yang saat ini masih dalam tahap survei lapangan untuk menentukan masyarakat yang berhak menerimanya.


"Bagi rekanan yang memenuhi syarat administrasi dan syarat lainnya yang diperlukan dipersilahkan untuk mengikuti proses lelang dengan analisa rencana anggaran belanja pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU)," katanya.


Ke-50 unit RLH tersebut, jelas dia, dibangun di Kecamatan Sungailiat sebanyak tujuh unit, Kecamatan Mendo Barat tujuh unit, sedangkan di Kecamatan Puding Besar, Bakam, Merawang, Riau
Silip, Belinyu dan Kecamatan Pemali masing-masing enam unit.


"Masing-masing diperuntukan bagi yang benar-benar membutuhkan dan disesuaikan dengan jumlah anggaran yang tersedia," ujarnya.


Diakuinya atusiasme masyarakat terhadap program bantuan RLH cukup tinggiyang tampak dari jumlah usulan yang mencapai 100 unit, namun mengingat keterbatasan anggaran maka dilakukan pembangunan secara bertahap.


"Bantuan rumah layak huni ini tetap dilakukan bertahap karena keterbatasan anggaran meskipun minat masyarakat cukup tinggi," jelasnya.


Perioritas utama penerima bantuan adalah masyarakat di usia tua yang selama ini menetap di rumah yang tidak layak huni seperti beratab rumbia, lantai tanah dan diding papan.


Kemudian juga mereka yang sudah menikah minimal lima tahun dengan dibuktikan KTP dan surat nikah, lalu masyarakat yang tidak mampu secara fisik atau sudah tua, tidak memiliki pekerjaan tetap dan mempunyai anak yang masih menjadi tanggungan.


"Bagi pasangan usia muda tentunya akan dimasukkan dalam daftar tunggu," jelasnya.

Pewarta: pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026