Saat ini masih dalam proses pengadaan, kami targetkan akhir Oktober 2015 sudah bisa mulai disalurkan ke kelompok nelayan penerima di desa tersebut."
Muntok (Antara Babel) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyiapkan sebanyak 40 ton benih kerang darah yang akan disalurkan kepada kelompok nelayan Desa Bukitterak, Kecamatan Simpangteritip.

"Saat ini masih dalam proses pengadaan, kami targetkan akhir Oktober 2015 sudah bisa mulai disalurkan ke kelompok nelayan penerima di desa tersebut," ujar Kepala Bidang Budi Daya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bangka Barat, Kamso, di Muntok, Rabu.

Ia menerangkan, sebanyak 40 ton benih kerang darah tersebut akan disalurkan kepada 44 kepala keluarga anggota dua kelompok nelayan di Desa Bukitterak.

"Nantinya sebanyak 40 ton benih akan ditebar di lahan budi daya seluas sekitar 22 hektare yang ada di pesisir desa tersebut," kata dia.

Menurut dia, pesisir desa tersebut dinilai cukup potensial untuk pengembangan usaha budi daya kerang darah karena selama ini pesisir di sekitarnya sudah terlebih dahulu menjadi lokasi usaha serupa.

Pesisir Bukitterak berada di antara Sukal dan Kundi yang selama ini menjadi sentra penghasil kerang darah, kami yakin pesisir desa itu juga akan menguntungkan jika dikelola untuk budi daya komoditas yang sama, kata dia.

Sebagai langkah awal, kata dia, rencananya minggu depan pihaknya akan menyalurkan jaring dan kayu terlebih dahulu agar bisa segera dirakit untuk lokasi budi daya.

Menurut dia, penyaluran bantuan jaring dan kayu pancang untuk tempat budi daya kerang tersebut sengaja disalurkan terlebih dahulu agar lokasi siap sehingga saat benih datang bisa langsung ditebar.

"Saat ini pengadaan benih baru dalam proses, kami targetkan benih sudah lengkap dan siap disalurkan pada saat lokasi budi daya sudah siap sehingga tidak banyak yang mati," kata dia.

Ia berharap, usaha sampingan yang akan dikembangkan anggota kelompok nelayan Desa Bukitterak akan membawa dampak posititf bagi kesejahteraan nelayan di daerah itu sehingga mampu meningkatkan kemandirian warga pesisir.

"Sebagai bentuk keseriusan pemerintah mengembangkan sektor kelautan dan perikanan, pola peningkatan daya saing nelayan seperti itu akan terus kami kembangkan di lokasi lain dengan menyesuaikan sumber daya alam dan manusia yang ada," katanya.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026