Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan lima kelurahan di Kota Pangkalpinang terendam banjir dan genangan air setinggi 50 hingga 80 centimeter, karena curah hujan lebat.
"Kami sudah mengerahkan tim reaksi cepat untuk membantu korban banjir ini," kata Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan curah hujan lebat dimulai pukul 12.00 WIB mengakibatkan banjir dan genangan air setinggi 50 hingga 80 centimeter di lima titik yaitu Air Nangka, Bukit Sari, Gedung Nasional, Rejosari dan Kampung Bintang Kota Pangkalpinang.
"Saat ini kami masih melakukan pendataan titik-titik mana saja yang terendam banjir akibat hujan lebat ini," ujarnya.
Ia menyatakan hujan lebat disertai angin kencang ini juga mengakibatkan plafon pusat perbelanjaan Transmart di Kota Pangkalpinang roboh.
"Alhamdulillah, kejadian plafon roboh ini tidak menimbulkan korban jiwa, karena situasi saat kejadian dalam kondisi sepi," katanya.
Menurut dia bencana banjir dan genangan air ini selain karena curah hujan lebat juga akibat saluran air yang sempit, sehingga air hujan tumpah ke jalan dan pemukiman warga.
"Kami berharap masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan saluran air, agar tidak terjadi lagi banjir dan genangan air di saat hujan lebat," katanya. ***3***
