Kita meminta petani serius menanam dan mengembangkan produksi lada putih seiring meningkatnya permintaan pasar dunia terhadap komoditas tersebut.
Sungailiat (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengajak para petani lada di daerah itu untuk serius mengembangkan produksi lada putih agar dapat kembali menguasai pasar dunia.

"Kita meminta petani serius menanam dan mengembangkan produksi lada putih seiring meningkatnya permintaan pasar dunia terhadap komoditas tersebut," kata Wakil Bupati Bangka, Rustamsyah di Sungailiat, Rabu.

Menurut dia, lada Pulau Bangka sempat mengalami masa jaya pada tahun 1970-an dan bahkan menjadi komoditas ekspor yang diminati pasar dunia.

"Lada Putih Bangka sebelumnya sudah sempat menguasai pasar dunia walaupun kemudian semakin meredup," katanya.

Ia mengatakan, pemerintah juga telah memsertifikasi atau mematenkan lada putih untuk menjamin kualitas dan melindungi komoditas ekspor ini.

"Lada putih kita ini sangat diminati pasar dunia karena memiliki kekhasan, misalnya aroma, rasa, bentuk dan lainnya," katanya.

Menurut dia saat ini lada Vietnam telah menguasai pasar dunia, karena mereka memiliki keseriusan yang tinggi mengembangkan perkebunan lada.

"Meski produksi lada petani di negara itu tinggi, tetapi tetap lada putih asal Bangka yang diminati konsumen dunia karena memiliki cita rasa dan aroma khas yang tidak dimiliki lada di daerah lainnya," katanya.

Ia mengatakan, permintaan pasar dunia yang tinggi, berdampak harga lada putih di tingkat petani juga tinggi, tidak seperti harga komoditas lainnya seperti karet dan sawit.

"Dengan harga lada putih yang tinggi secara otomatif akan meningkatkan perekonomian para petani," katanya.

Pewarta: Kasmono
Editor : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026