Bidang peternakan dan pertanian merupakan salah satu mata pencaharian yang cukup menjanjikan bagi masyarakat...Muntok (Antara Babel) - Penyuluh pertanian teladan tingkat nasional, Aulia Putri Muslimah mengatakan, ternak sapi potensial dikembangkan di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.
"Bidang peternakan dan pertanian merupakan salah satu mata pencaharian yang cukup menjanjikan bagi masyarakat, kami yakin jika diseriusi bidang tersebut akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya di Muntok, Jumat.
Menurut penyuluh pertanian yang bertugas di Desa Airlimau, Kecamatan Muntok tersebut, berkembangnya peternakan sapi di daerah itu akan membantu ketersediaan pupuk alami yang ramah lingkungan.
"Selain masyarakat bisa memperoleh hasil dari pembibitan dan penggemukan, limbah ternak bisa dimanfaatkan untuk pupuk pertanian," katanya.
Ia mengatakan, ada keterkaitan erat pengembangan bidang pertanian dengan peternakan karena pertanian membutuhkan pupuk alami untuk meningkatkan kesuburan lahan.
"Begitu juga sebaliknya, limbah pertanian berupa batang padi dan dedak bisa digunakan sebagai makanan ternak sapi, jadi antara pertanian dan peternakan merupakan siklus yang saling menguntungkan dan cukup potensial dikembangkan masyarakat di daerah itu," kata dia.
Sebagai upaya meningkatkan kemauan masyarakat dalam menekuni bidang pertanian dan peternakan, kata dia, dirinya sudah beberapa kali mengusulkan bantuan pengembangan ternak sapi di wilayah kerjanya, namun hingga saat ini belum terealisasi.
Terkait rencana kerja sama bidang peternakan yang akan di lakukan Pemkab Bangka Barat dengan Pemprov DKI Jakarta, Aulia berharap agar program tersebut segera terlaksana.
"Kami sudah lama mengajukan bantuan ternak sapi untuk masyarakat, namun sampai saat ini masih belum terealisasi, kami berharap ke depan bisa direalisasikan di Desa Airlimau," kata dia.
Aulia mengabdikan dirinya untuk warga petani di Desa Airlimau sejak beberapa tahun lalu. Berkat kerja keras dan dedikasinya terhadap bidang yang digeluti, pada 2016 berhasil menjadi penyuluh teladan terbaik ke-dua tingkat nasional.
Ibu satu anak kelahiran Muntok alumni Fakultas Peternakan Unpad Bandung tersebut sampai saat ini sudah berhasil membantu warga membangun sektor pertanian di wilayah kerjanya. Terbukti sudah 10 kelompok tani dan satu Gapoktan menjadi binaannya di Desa Air Limau.
Berbagai program kerja dijalankan bersama warga desa untuk mengembangkan pertanian dan peternakan, bahkan berkat kerja kerasnya bersama warga setempat, desa tersebut saat ini direkomendasikan menjadi model percontohan kawasan rumah pangan lestari dan mendapat pendampingan langsung dari BPTP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.