Pangkalpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terpilih periode 2025-20230, Hidayat Arsani mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Babel dan menyatakan siap bekerja memimpin masyarakat Bangka Belitung lima tahun kedepan.
"Terimakasih kepada masyarakat Babel yang sudah mendoakan saya sehingga perjalanan kami sangat mulus. Pak hakim MK yang sudah tegak lurus mengatakan yang benar dan yang salah juga kami terima kasih akhirnya kami diberi amanah memimpin Babel selama 5 tahun kedepan," katanya saat menggelar press conference di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan dirinya bersama Hellyana siap bekerja memimpin Bangka Belitung dan mengajak paslon 01 berjiwa besar, bergabung bersama bekerja untuk kepentingan rakyat.
"Paslon 01 harus berjiwa besar, mari bersama kita bergabung untuk kepentingan negeri yang baik ini, jangan ada lagi permusuhan karena semua sudah selesai. Mari kita bekerja untuk kepentingan rakyat," katanya.
Baca juga: KPU tetapkan Hidayat Arsani-Hellyana sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bangka Belitung
Hidayat juga memastikan bahwa dirinya akan bekerja dan mengikuti semua keputusan dan aturan serta perintah dari Presiden RI, Prabowo Subianto asalkan untuk kepentingan masyarakat sehingga masyarakat Babel makmur dan sejahtera.
Selain itu dirinya juga memastikan bahwa Ia tidak ada janji politik untuk partai apapun, baik Golkar, PKS atau PDI Perjuangan, karena janjinya hanya kepada Allah SWT dan untuk masyarakat.
"Semua keputusan Presiden akan saya ikuti. Saya tidak ada janji politik dengan partai apapun. Janji saya hanya kepada Allah bagaimana rakyat bisa sejahtera dan menikmati sumber alam yang melimpah, makmur dan sejahtera," ujarnya.
Langkah awal yang akan dilakukannya yakni menepati janji kampanye untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi dan kesehatan serta pendidikan di Kepulauan Bangka Belitung.
"Saya bersama bu Hellyana akan bekerja keras dan tidak akan ada istilah titipan, karena saya akan bekerja sesuai aturan dan undang-undang," ujarnya.
Hal lain yang menjadi fokusnya yakni akan mengaji ulang anggaran pemerintah daerah untuk rakyat. Pengadaan mobil dinas baru untuk dirinya akan ditiadakan agar dapat menghemat anggaran.
Sarana prasarana yang tidak penting juga akan ia pangkas, begitu juga proyek pembangunan yang kepentingannya bukan untuk rakyat akan dihapuskan.
"Kita akan kajian ulang anggaran pemerintah untuk rakyat. Pengadaan mobil baru Rp3 miliar akan saya coret dan baju dinas juga saya masih ada waktu menjabat wakil gubernur dulu," ujarnya.