Mentok, Babel (ANTARA) - Kepolisian Resor Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memberikan pembinaan rohani dan mental kepada para tahanan yang sedang menjalani proses hukum di ruang tahanan mapolres setempat.
"Pembinaan dengan memberikan siraman rohani ini merupakan salah satu upaya kita untuk membantu menguatkan mental dan spiritual para tahanan dalam menjalani proses hukum," kata Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha di Mentok, Rabu.
Saat ini, ruang tahanan Polres Bangka Barat ditempati sebanyak 31 orang tahanan dan pembinaan rohani dan mental yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian dan bagian dari pembinaan keagamaan.
"Kami ingin para tahanan tidak hanya menjalani hukuman secara fisik, tapi juga mendapat bekal rohani, dengan harapan setelah bebas nanti mereka bisa kembali ke masyarakat dengan semangat baru dan tidak mengulangi kesalahan yang sama," ujarnya.
Siraman rohani kali ini disampaikan oleh ustadz Muhktar dengan mengangkat tema Selalulah Bersyukur.
Dalam ceramahnya, Mukhtar mengingatkan para tahanan agar senantiasa mensyukuri nikmat yang sudah diberikan Allah SWT, dan menjauhi segala laranganNya yang dapat menjerumuskan ke dalam masalah.
"Setiap suami memiliki kewajiban untuk mencari nafkah dengan cara yang halal. Jangan sampai karena ingin cepat, justru terjerumus ke dalam pelanggaran hukum," katanya.
Menurut dia, nikmat yang telah Allah berikan harus disyukuri, dan hubungan dengan Allah dan hubungan terhadap sesama manusia harus selalu dijaga.
Dengan adanya pembekalan rohani ini diharapkan para tahanan selalu tabah dan sabar menghadapi berbagai masalah yang sedang dihadapi, dan bertobat agar tidak terjerumus dalam kesalahan yang sama.
