Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar orientasi bagi 290 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), untuk menanamkan pemahaman dasar mengenai nilai, etika dan sistem kerja dalam birokrasi pemerintahan.
"Dengan kegiatan orientasi ini, para ASN dan PPPK bisa beradaptasi dan bekerja secara profesional, berintegritas serta sesuai dengan aturan sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN)," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Rabu.
Orientasi bagi abdi negara yang baru dilantik itu berlangsung selama tiga hari mulai 1 Juli dan keseluruhan orientasi dijadwalkan hingga 17 Juli 2025.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bangka Tengah itu menyajikan sejumlah materi yaitu wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika ASN, tata kelola pemerintahan dan nilai-nilai ASN BerAKHLAK (amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif).
Algafry berpesan kepada para peserta orientasi untuk menjadi ASN yang berintegritas, profesional, jujur dan mampu menjaga sikap serta perilaku yang baik sesuai dengan norma sosial dan norma agama.
"Saat ini mereka sudah menjadi ASN dan tanggung jawabnya sudah lebih besar. Biasakan untuk lebih disiplin dalam bekerja, tunjukkan kemampuan dan amanah dalam bekerja," kata Algafry.
Peserta harus mengedepankan pelayanan publik, menjaga etika dan menjauhi pelanggaran aturan pemerintah.
Bupati minta Hasil orientasi harus diimplementasikan di lapangan untuk meningkatkan kualitas layanan dan dapat membangun kepercayaan masyarakat.
Kepala BKPSDMD Bangka Tengah Risaldi Adhari mengatakan, orientasi ini adalah pembekalan komprehensif yang mencakup wawasan kebangsaan, kepribadian, etika, hingga tata kelola pemerintahan, dengan penekanan kuat pada nilai-nilai ASN BerAKHLAK.
Selain itu kata dia orientasi untum meningkatkan standar profesionalisme dan integritas ASN baru, memperkuat etika pelayanan publik demi kepercayaan masyarakat dan menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK sebagai pegangan moral dan perilaku seharihari.
"Dengan materi yang komprehensif dan arahan tegas dari pimpinan daerah, diharapkan calon ASN ini siap memberikan pelayanan terbaik serta menjadi teladan profesional dan berintegritas di masyarakat," ujarnya.
