Sungailiat (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengingatkan pengunjung pantai di daerah itu untuk mewaspadai gelombang pasang.
"Saya ingatkan pengunjung objek wisata yang ingin mandi di pantai supaya mewaspadai gelombang air laut," kata Kepala Pelaksana BPBD Bangka Rusmasyah, di Sungailiat, Sabtu menanggapi seorang anak yang selamat tenggelam di pantai Matras Bangka.
Ia mengakui, saat libur sekolah bersamaan dengan hari libur seperti hari Sabtu dan Minggu, sejumlah objek wisata pantai di Bangka menjadi tujuan wisata masyarakat yang banyak digemari.
"Pengunjung pantai terutama yang membawa anak-anak, tidak diperbolehkan mandi di pantai saat gelombang air laut sedang pasang, karena cuaca yang dapat berubah - rubah dapat mempengaruhi gelombang air pantai," jelas dia.
Kalaupun anak-anak yang mandi di pantai, dia menyarankan agar mendapat pendampingan dari orang tua atau keluarga yang saat itu bersamaan berkunjung di pantai.
"Jangan biarkan anak-anak mandi di pantai tanpa mendapat pendampingan, karena sangat membahayakan keselamatan anak," katanya.
Pada Jumat (11/7) diinformasikan seorang anak atas nama Fadil warga Lingkungan Hakok Sungiliat tenggelam di Pantai Matras saat mandi di pantai itu bersama dua orang rekannya.
Kepala Lingkungan Hakok Anggi mengatakan, saat itu korban korban tenggelam di pantai dan berhasil diselamatkan oleh pengunjung pantai.
"Korban berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan lebih lanjut," jelasnya.
