Manggar, Babel (ANTARA) - Bupati Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Kamarudin Muten mengingatkan para penyelenggara lembaga pendidikan untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa guna mengantisipasi potensi perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
“Saya minta tenaga pendidik proaktif mengawasi perilaku siswa, terutama selama jam pelajaran untuk mencegah terjadinya perundungan,” kata Kamarudin saat meninjau sejumlah sekolah di Kecamatan Manggar, Selasa.
Ia menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa, serta bebas dari tindakan yang dapat mencoreng citra dunia pendidikan.
“Meski dugaan kasus perundungan di Kabupaten Bangka Selatan belum bisa dipastikan, upaya pencegahan tetap harus dilakukan sejak dini,” ujarnya.
Saat berkunjung ke SMP Negeri 1 Gantung, Kamarudin meminta para guru memberikan perhatian lebih terhadap siswa, termasuk memantau kondisi mereka dan bersedia mendengarkan keluhan layaknya orang tua kepada anak.
“Guru, baik wali kelas maupun guru bimbingan konseling (BK), harus lebih peduli dan memperlakukan siswa seperti anak sendiri. Hubungan antara guru dan siswa tidak semata urusan belajar-mengajar, tetapi juga pembinaan karakter dan pengawasan tumbuh kembang anak didik,” tegasnya.
Dengan pendekatan tersebut, ia berharap guru dapat lebih cepat mengenali perubahan perilaku siswa, sehingga potensi pelanggaran norma agama dan hukum dapat dicegah lebih awal.
“Kita ingin anak-anak merasa aman dan diperhatikan. Karena itu, saya minta seluruh guru menjalin kedekatan emosional dengan siswa dan memperkuat peran sebagai orang tua asuh di sekolah,” kata Kamarudin.
