• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News babel
Senin, 5 Januari 2026
Antara News babel
Antara News babel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
      Jumlah korban meninggal akibat bencana Sumatera 1.177 orang per 4 Januari

      Jumlah korban meninggal akibat bencana Sumatera 1.177 orang per 4 Januari

      Minggu, 4 Januari 2026 18:50

      Ribuan pelayat shalatkan jenazah KH Amal Zarkasyi di Masjid Gontor

      Ribuan pelayat shalatkan jenazah KH Amal Zarkasyi di Masjid Gontor

      Minggu, 4 Januari 2026 13:53

      Penanganan bencana oleh Prabowo dinilai terstruktur dan sistematis

      Penanganan bencana oleh Prabowo dinilai terstruktur dan sistematis

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:28

      Anggota DPR: KUHAP baru jadi panduan agar tak ada kriminalisasi rakyat

      Anggota DPR: KUHAP baru jadi panduan agar tak ada kriminalisasi rakyat

      Jumat, 2 Januari 2026 18:51

      Presiden Prabowo: Bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius

      Presiden Prabowo: Bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius

      Kamis, 1 Januari 2026 17:53

  • Mancanegara
      Aktor veteran Korea Selatan, Ahn Sung-ki, meninggal dunia

      Aktor veteran Korea Selatan, Ahn Sung-ki, meninggal dunia

      Senin, 5 Januari 2026 10:40

      Rusia sebut aksi Trump di Venezuela ilegal, miliki konsekuensi

      Rusia sebut aksi Trump di Venezuela ilegal, miliki konsekuensi

      Senin, 5 Januari 2026 10:36

      Jumlah korban tewas akibat operasi militer AS di Venezuela capai 80 orang

      Jumlah korban tewas akibat operasi militer AS di Venezuela capai 80 orang

      Senin, 5 Januari 2026 10:01

      Korut kecam serangan AS di Venezuela

      Korut kecam serangan AS di Venezuela

      Senin, 5 Januari 2026 9:15

      Ekspor minyak Venezuela lumpuh setelah operasi militer AS

      Ekspor minyak Venezuela lumpuh setelah operasi militer AS

      Minggu, 4 Januari 2026 21:48

  • Bangka Belitung
    • Pangkal Pinang
    • Bangka
    • Bangka Tengah
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
    • Belitung
    • Belitung Timur
    • Lingkungan
        Polda Bangka Belitung tanam 28.775 pohon, hijaukan lahan bekas tambang

        Polda Bangka Belitung tanam 28.775 pohon, hijaukan lahan bekas tambang

        Minggu, 4 Januari 2026 13:33

        Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

        Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

        Rabu, 31 Desember 2025 21:04

        Polres Bangka Barat tanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang

        Polres Bangka Barat tanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang

        Selasa, 30 Desember 2025 16:35

        Polda Babel tanam 5.000 bibit di lahan bekas tambang seluas lima hektare

        Polda Babel tanam 5.000 bibit di lahan bekas tambang seluas lima hektare

        Selasa, 30 Desember 2025 11:19

        UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

        UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

        Jumat, 19 Desember 2025 18:34

    • Olahraga
        John Herdman: Timnas Indonesia punya banyak talenta seperti Kanada

        John Herdman: Timnas Indonesia punya banyak talenta seperti Kanada

        Minggu, 4 Januari 2026 18:46

        Gol Lucas Da Cunha bawa Como menang tipis 1-0 atas Udinese

        Gol Lucas Da Cunha bawa Como menang tipis 1-0 atas Udinese

        Minggu, 4 Januari 2026 0:58

        Karier, prestasi, dan filosofi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

        Karier, prestasi, dan filosofi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

        Minggu, 4 Januari 2026 0:56

        Tundukkan Nottingham 3-1, Aston Villa geser Manchester City di klasemen Liga Inggris

        Tundukkan Nottingham 3-1, Aston Villa geser Manchester City di klasemen Liga Inggris

        Minggu, 4 Januari 2026 0:42

        Sassuolo main imbang 1-1 lawan Parma, Jay Idzes tampil penuh

        Sassuolo main imbang 1-1 lawan Parma, Jay Idzes tampil penuh

        Minggu, 4 Januari 2026 0:35

    • Gaya Hidup
        Album baru BTS akan dirilis Maret 2026

        Album baru BTS akan dirilis Maret 2026

        Senin, 5 Januari 2026 10:04

        Netflix tayangkan acara spesial stand-up comedy lagi

        Netflix tayangkan acara spesial stand-up comedy lagi

        Minggu, 4 Januari 2026 13:46

        T.O.P akan keluarkan album baru

        T.O.P akan keluarkan album baru

        Jumat, 2 Januari 2026 13:55

        Film Horor

        Film Horor "KUYANK" Gelar Nonton Perdana di Pangkalpinang, Produser dan Bintang Hadir Langsung

        Jumat, 2 Januari 2026 8:44

        Kemeriahan pesta kembang api sambut Tahun Baru 2026 di Sydney

        Kemeriahan pesta kembang api sambut Tahun Baru 2026 di Sydney

        Kamis, 1 Januari 2026 21:53

    • Opini
        Penerapan keadilan restoratif hingga pidana kerja sosial sambut KUHP Baru

        Penerapan keadilan restoratif hingga pidana kerja sosial sambut KUHP Baru

        Kamis, 1 Januari 2026 19:58

        65 tahun mengabdi: Jasa Raharja dan perjalanan melindungi masyarakat Indonesia

        65 tahun mengabdi: Jasa Raharja dan perjalanan melindungi masyarakat Indonesia

        Kamis, 1 Januari 2026 3:21

        Tahun 2026, dunia tidak menuju keteraturan baru

        Tahun 2026, dunia tidak menuju keteraturan baru

        Selasa, 30 Desember 2025 9:20

        Sepak terjang TNI selama 2025

        Sepak terjang TNI selama 2025

        Selasa, 30 Desember 2025 9:14

        Tambang, kuasa tafsir dan ketegangan elite NU

        Tambang, kuasa tafsir dan ketegangan elite NU

        Rabu, 24 Desember 2025 10:38

    • English News
        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Kamis, 11 Desember 2025 10:42

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        Rabu, 19 November 2025 21:31

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        Rabu, 19 November 2025 9:56

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Senin, 10 November 2025 14:27

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Jumat, 17 Oktober 2025 14:24

    • Pariwisata dan Multikultur
      • Pangkalpinang
      • Bangka
      • Bangka Tengah
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Belitung
      • Belitung Timur
      • Foto
        • Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Jumat, 26 Desember 2025 22:56

          Evakuasi remaja tenggelam di Muara Sungai Kurau

          Evakuasi remaja tenggelam di Muara Sungai Kurau

          Rabu, 24 Desember 2025 11:33

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Selasa, 9 Desember 2025 18:25

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Sabtu, 6 Desember 2025 11:16

          Kekompakan Gubernur dan Wagub Babel Senam Bedincak

          Kekompakan Gubernur dan Wagub Babel Senam Bedincak

          Jumat, 21 November 2025 17:03

      • Video
        • Babel dapat penghargaan, Cek Kesehatan Gratis lampaui target nasional

          Babel dapat penghargaan, Cek Kesehatan Gratis lampaui target nasional

          Jumat, 2 Januari 2026 18:04

          Polda Babel ungkap 104 kasus tambang ilegal sepanjang 2025

          Polda Babel ungkap 104 kasus tambang ilegal sepanjang 2025

          Rabu, 31 Desember 2025 19:34

          BPBD Pangkalpinang siaga hadapi potensi bencana akibat hujan lebat

          BPBD Pangkalpinang siaga hadapi potensi bencana akibat hujan lebat

          Senin, 29 Desember 2025 19:12

          UMKM Bangka Belitung terima bantuan alat produksi senilai Rp561 juta

          UMKM Bangka Belitung terima bantuan alat produksi senilai Rp561 juta

          Rabu, 24 Desember 2025 15:24

          Bandara Depati Amir layani ribuan penumpang pada puncak mudik nataru

          Bandara Depati Amir layani ribuan penumpang pada puncak mudik nataru

          Selasa, 23 Desember 2025 20:46

      Ikhtiar mengakhiri siklus tahunan karhutla

      Oleh M Riezko Bima Elko Prasetyo Senin, 4 Agustus 2025 16:42 WIB

      Ikhtiar mengakhiri siklus tahunan karhutla

      Jakarta (ANTARA) - Bukan tidak mungkin Indonesia bisa menjadi percontohan global dalam mitigasi dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bila berhasil konsisten memadukan pemanfaatan teknologi dan penegakan hukum yang berkeadilan.

      Tanda-tanda menuju arah itu mulai terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan sistem pengawasan berbasis teknologi satelit, analisis titik panas secara real time, hingga pemanfaatan water bombing dan teknologi modifikasi cuaca menunjukkan bahwa pendekatan preventif dan responsif tengah dikembangkan.

      Di sisi lain, keberadaan lembaga lintas sektor seperti pembentukan satuan tugas Desk Karhutla menjadi langkah koordinatif penting dalam mempercepat penanganan. Namun, di tengah langkah-langkah teknis yang semakin terstruktur, persoalan penindakan hukum dan kelembagaan juga mesti jadi perhatian utama.

      Penindakan terhadap pelaku pembakaran, terutama korporasi, masih menghadapi kendala dalam pembuktian, keterbatasan aparat penegak hukum, dan kompleksitas hukum lingkungan.

      Berdasarkan pola serta laporan sumber lapangan hingga Juli 2025, ada lebih dari 20 perusahaan terindikasi sengaja membakar atau lalai sehingga lahan mereka terbakar.

      Namun penyegelan baru diumumkan sebagian; dua konsesi terkait kebakaran hutan di area seluas 400 hektare yang dekat perbatasan wilayah Indonesia dan Malaysia. Dua perusahaan pemilik Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) itu adalah PT FWL di Kabupaten Sambas dan PT CMI di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

      Adapula penyegelan terhadap 80 hektare areal bekas terbakar yang berada di kawasan hutan produksi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan PT PML di Sumatera Selatan.

      Lalu di Provinsi Riau, ada empat perusahaan pemegang izin konsesi kebun sawit dan PBPH yang disegel; PT Adei Crumb Rubber, PT Multi Gambut Industri, PT Tunggal Mitra Plantation,
      PT Sumatera Riang Lestari, dan PT Jatim Jaya Perkasa yang mengoperasikan pabrik kelapa sawit setelah terpantau memiliki satu titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi.

      Sementara secara perorangan, hampir mencapai 100 orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian daerah yang tersebar di delapan provinsi. Sebanyak 51 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka dari sebanyak 41 kasus kebakaran hutan dan lahan medio Januari-Juli yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Provinsi Riau.

      Impunitas

      Penyegelan sejatinya belum serta merta menjamin sanksi penegakan hukum tuntas. Sejumlah kasus penyegelan yang dilakukan selama 2015 - 2024 belum menghasilkan putusan final. Sebagian kasus mandek karena lemahnya pembuktian, sementara lainnya selesai dengan vonis denda administratif atau kewajiban pemulihan lingkungan yang implementasinya kerap tak transparan atau minim publikasi.

      Praktik-praktik ini dapat menciptakan ruang impunitas yang menggerogoti kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. Sementara secara spasial dapat secara jelas menunjukkan bahwa wilayah terdampak kebakaran terus berulang berada di kawasan konsesi atau lahan mineral gambut yang berbatasan dengan kawasan konsesi.

      Padahal dasar hukum sudah tersedia secara rigid di dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang Kehutanan, Undang-Undang Perkebunan, dan sejumlah peraturan pemerintah serta peraturan menteri telah mengatur tanggung jawab mutlak atau strict liability bagi pemegang izin pemanfaatan lahan.

      Kementerian Kehutanan mencatat sepanjang Januari hingga 1 Agustus 2025, sekitar 8.955 hektare lahan terbakar atau berkurang sebesar 33,3 persen dari luas lahan yang terbakar pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 376.805 hektare.

      Namun bukan di situ masalahnya. Meski secara luasan menyusut tetapi dari 8.955 hektare lahan yang terbakar itu mayoritas dengan persentase lebih dari 80 persen luasan terbakar masih menyasar kawasan lahan gambut.

      Provinsi Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak dengan lahan terbakar seluas 1.149 hektare yang diikuti Provinsi Riau dengan kejadian sekitar 751 hektare lahan terbakar, Nusa Tenggara Timur 1.424 hektare, Sumatera Utara seluas 309 hektare, Sumatera Barat seluas 511 hektare, Kalimantan Tengah 146 hektare, Jambi dan Sumatera Selatan seluas 43 hektare.

      Lantas mengapa ini penting? Salah satunya adalah ongkos untuk operasi pemadaman udara menjadi beban berat di masa darurat.

      Untuk modifikasi cuaca dengan penyemaian garam ke awan potensial, misalnya butuh biaya sekitar Rp30 juta per jam atau Rp200 juta per sortie. Sementara biaya pengerahan pesawat dan logistik untuk pengeboman air di udara (water bombing) yang sangat diandalkan saat api meluas ke kawasan gambut, dapat menghabiskan hingga Rp3,6 miliar per jam.

      Dalam sekali operasi gabungan yang berlangsung lebih kurang satu - dua minggu itu, anggaran yang terserap mencapai hampir Rp29 miliar sebagaimana evaluasi lapangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

      Kondisi ini menguatkan urgensi pendekatan pencegahan ketimbang reaksi. Apalagi dilaporkan Pusat Penelitian Kehutanan CIFOR dan WRI, sebesar 45 persen kebakaran terjadi di lahan konsesi yang dikuasai korporasi, utamanya perkebunan sawit dan hutan tanaman industri (HTI).

      Laporan dari lembaga independen nonpemerintah seperti Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menegaskan bahwa karhutla tahun ini masih lekat dengan pola impunitas yang mengakar. Banyak korporasi pengelola lahan konsesi tetap beroperasi kendati berulang kali menjadi subjek penyelidikan atau sanksi administratif.

      Proses hukum yang panjang dan minim eksekusi membuat efek jera belum sepenuhnya terealisasi. WALHI mencatat secara nasional ada sebanyak 969 perusahaan sawit yang beroperasi di kawasan gambut dan hutan yang layak untuk dievaluasi.

      Di antaranya ada 11 perusahaan pemegang konsesi HTI dan HGU sawit milik lima perusahaan di Sumatera Selatan yang terdeteksi titik api pada medio Juni 2025 dan ini merupakan peristiwa berulang saat musim kemarau tiba.

      Berulang

      Lahan gambut, yang menyimpan karbon dan air dalam jumlah besar, sangat rentan ketika dibuatkan kanal-kanal buatan. Saat musim kemarau dan air surut, lapisan gambut yang mengering bisa terbakar dan menjalar ke bawah permukaan, membentuk api yang tak terlihat dan sulit dipadamkan.

      Secara ilmiah, lahan gambut menyimpan karbon 510 kali lebih banyak per hektare dibandingkan lahan mineral, yang ketika terbakar, karbon ini terlepas dalam bentuk karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4), dua gas rumah kaca utama yang mendorong perubahan iklim.

      Mengutip laporan ilmiah Studi Page et al (Nature, 2002) estimasi kebakaran lahan gambut Indonesia pada 19971998 melepas lebih dari 2,5 miliar ton karbon dioksida ke atmosfer, atau hampir 40 persen dari total emisi global tahun itu.

      Tragedi serupa terulang pada 2015, saat 2,6 juta hektare terbakar dan menyebabkan kerugian ekonomi nasional lebih dari Rp221 triliun sebagaimana dilaporkan oleh Bank Dunia dari 900 ribu kasus ISPA dan kabut asap lintas negara yang melumpuhkan transportasi udara dan kegiatan belajar-mengajar di sekolah.

      Penelitian akademis menyoroti pembakaran lahan gambut sebagai sumber emisi karbon utama. Misalnya, perkiraan emisi karbon di Banjar, Kalimantan Selatan, mencapai lebih dari 2.800 ton karbon dioksida akibat kebakaran lahan gambut seluas 2.810 hektare pada 2015.

      Restorasi lahan gambut dapat menurunkan emisi PM2.5 hingga 5477 persen dan mengurangi kerugian ekonomi akibat kebakaran secara signifikan, 8,4 miliar dolar AS, jika restorasi dilakukan.

      Lahan gambut yang diubah menjadi perkebunan sawit memberikan keuntungan ekonomi jangka pendek, tapi juga meningkatkan emisi karbon dioksida secara drastis. Konversi gambut ke sawit menghasilkan rata-rata 350487Mg C/hektare selama satu rotasi tanaman 25 tahun. Sektor sawit menyumbang sekitar 38persen dari total emisi nasional dan menyebabkan konflik sosial dan pergeseran hak atas tanah masyarakat adat.

      Indonesia bukan satu-satunya negara yang berhadapan dengan bencana serupa. Negara-negara lain juga mencatatkan kejadian luar biasa. Brasil, misalnya, mengalami kebakaran hebat di hutan Amazon akibat ekspansi pertanian, pembalakan liar, dan pelemahan lembaga lingkungan. Emisi karbon tahunan dari deforestasi Brasil diperkirakan mencapai 900 juta ton.

      Peristiwa kebakaran di Siberia, Rusia, mencatat kebakaran hutan boreal dan gambut permafrost yang sangat sulit dipadamkan akibat keterbatasan akses. Sementara itu, Australia mengalami kebakaran hutan eukaliptus terluas sepanjang sejarah pada musim panas 20192020, dengan kerugian mencapai Rp1.000 triliun dan dampak ekologis luar biasa.

      Kerugian global akibat bencana alam pada paruh pertama tahun 2025 mencapai sekitar 131 miliar dolar AS atau sekitar Rp2.122 triliun, dengan kebakaran hutan di Los Angeles, Amerika Serikat, tercatat sebagai bencana dengan kerugian tertinggi sepanjang sejarah. Angka kerugian tersebut berasal dari analisis perusahaan asuransi multinasional asal Jerman, Munich Re, yang dirilis pada 29 Juli 2025.

      Amerika Serikat menjadi negara dengan porsi kerugian terbesar akibat bencana alam pada paruh pertama tahun ini, yang sebagian besar disebabkan oleh kebakaran hutan di dekat Los Angeles pada Januari lalu. Kebakaran hutan di Amerika Serikat ini yang menjadi bencana alam termahal pada paruh pertama 2025, mencatat kerugian total sekitar 53 miliar dolar AS atau setara Rp858,6 triliun.

      Bisa jadi contoh

      Jika dibandingkan dengan Indonesia, terdapat beberapa kemiripan dalam pola dan dampak kebakaran, seperti keterkaitan dengan perubahan iklim, ekspansi pertanian, dan lemahnya penegakan hukum.

      Namun Indonesia memiliki karakteristik unik berupa ekosistem gambut tropis yang sangat rentan dan membutuhkan pendekatan mitigasi berbeda. Australia dan AS, misalnya, lebih fokus pada pemadaman cepat dengan armada besar, sementara Brasil menghadapi dilema antara pembangunan ekonomi dan konservasi.

      Dengan luas lahan gambut tropis mencapai 13,4 juta hektare, Indonesia berada di pusat risiko sekaligus peluang mitigasi. Negara ini termasuk lima besar pengemisi karbon dari sektor kehutanan, namun juga memiliki struktur kelembagaan untuk perubahan serta komitmen internasional seperti Nationally Detemined Contributions (NDC) dan kerja sama dengan Norwegia serta Jerman, memperkuat fondasi reformasi.

      Maka dari itu keputusan pemerintah membentuk Desk Karhutla patut dinilai sebagai titik terang yang layak diapresiasi. Deks Karhutla berlaku berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 3/2020 dan Keputusan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Nomor 29/2025.

      Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Kementerian Lingkungam Hidup, Kementerian Kehutanan, Badan Nasional Pemanggulangan Bencana, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sebagai pelaksana teknis utamanya.

      Satuan kerja ini memadukan kekuatan berbagai kementerian dan lembaga dalam satu komando dari Presiden Prabowo Subianto, untuk memitigasi dan menyelesaikan karhurla secara tuntas. Hanya saja efektivitasnya masih membutuhkan pembagian otoritas jelas dan dukungan anggaran memadai mulai dari tapak soal mitigasi, penindakan hukum hingga pemulihan.

      Penegakan hukum terhadap korporasi terkait pembakar lahan yang masih lemah harus pula menjadi hal yang dipandang krusial. Jangan sampai masyarakat kecil dijadikan kambing hitam, sementara perusahaan besar kerap lolos dari jerat hukum. Impunitas ini berpotensi memperpanjang siklus karhutla dan mengikis kepercayaan publik.

      Pendekatan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha juga pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten dan kota menjadi formula yang efektif bila dijalankan dengan komitmen jangka panjang, termasuk keterbukaan informasi.

      Pernyataan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan bahwa pemerintah tahun ini akan mengekspose secara terbuka daftar - proses hukum terhadap korporasi dan pelaku yang diduga terlibat dalam pembakaran lahan secara nasional dari setiap provinsi.

      Hal ini dilakukan sebagai komitmen transparansi dan edukasi publik pemerintah melalui Desk Karhutla yang kini menjadi kanal koordinasi lintas kementerian lembaga dalam penanggulangan bencana tahunan tersebut. Bahkan termasuk juga bertanggung jawab untuk upaya restorasi lahan yang terbakar setelah Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) dibubarkan.

      Jika Indonesia mampu menjaga konsistensi antara pemanfaatan teknologi pencegahan kebakaran, optimalisasi patroli darat dan udara, serta penegakan hukum berkeadilan hingga restorasi, maka potensi dunia melihat Indonesia sebagai percontohan global akan semakin nyata.

      Manfaatnya pun bukan semata pengurangan emisi atau penyelamatan ekosistem, melainkan juga penguatan citra diplomatik Indonesia sebagai negara tropis yang tangguh dalam tata kelola lingkungan sehingga tidak mudah bagi negara-negara maju seperti di benua eropa untuk mendikte konsistensi Indonesia.

      Bersamaan dengan itu, peluang ekonomi dari sektor kehutanan dan agroindustri juga dapat meningkat bila reputasi tata kelola lingkungannya membaik. Dalam skala regional, Indonesia dapat menjadi rujukan dalam mekanisme pencegahan bencana ekologis di kawasan Asia Pasifik, negara Selatan-Selatan yang rawan dampak iklim ekstrem.

      Kuncinya adalah konsistensi apabila Indonesia mampu menegakkan hukum secara setara terhadap korporasi dan perorangan, sembari memperkuat teknologi deteksi dini serta restorasi ekosistem.

      Sudah tentu pula upaya berkelanjutan ini membutuhkan pengawalan publik dan transparansi sehingga menjadi cerminan bahwa menjaga hutan bukan sekadar agenda konservasi, tetapi strategi nasional yang strategis dan visioner.

      Uploader : Rustam Effendi
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Pemkab Bangka catat kasus kebakaran hutan menurun dalam dua tahun terakhir

      Pemkab Bangka catat kasus kebakaran hutan menurun dalam dua tahun terakhir

      28 November 2025 16:21

      Cegah kebakaran, BPBD Bangka maksimalkan pengawasan hutan dan lahan

      Cegah kebakaran, BPBD Bangka maksimalkan pengawasan hutan dan lahan

      8 Agustus 2025 18:12

      BPBD Pangkalpinang petakan daerah rawan kebakaran lahan

      BPBD Pangkalpinang petakan daerah rawan kebakaran lahan

      4 Agustus 2025 18:06

      BPBD: Kebakaran hutan dan lahan dominasi bencana alam di Bangka Belitung

      BPBD: Kebakaran hutan dan lahan dominasi bencana alam di Bangka Belitung

      2 Agustus 2025 12:05

      BPBD Babel tangani kebakaran lahan 21,86 hektare

      BPBD Babel tangani kebakaran lahan 21,86 hektare

      31 Juli 2025 15:53

      Menko Polkam minta pemda tingkatkan penanganan kebakaran hutan dan lahan

      Menko Polkam minta pemda tingkatkan penanganan kebakaran hutan dan lahan

      30 Juli 2025 08:28

      Polres Bangka Barat latih Linmas cegah kebakaran lahan dan hutan

      Polres Bangka Barat latih Linmas cegah kebakaran lahan dan hutan

      24 Juli 2025 21:30

      Musim kemarau, Polda Babel minta warga tidak bakar lahan dan hutan

      Musim kemarau, Polda Babel minta warga tidak bakar lahan dan hutan

      24 Juli 2025 19:46

      Terpopuler

      Jadwal Liga Inggris: Bournemouth vs Arsenal, Manchester City vs Chelsea

      Jadwal Liga Inggris: Bournemouth vs Arsenal, Manchester City vs Chelsea

      Daftar harga emas hari ini di Pegadaian: UBS dan Galeri24 kompak naik di awal tahun 2026

      Daftar harga emas hari ini di Pegadaian: UBS dan Galeri24 kompak naik di awal tahun 2026

      Klasemen Liga Inggris: Arsenal juara paruh musim

      Klasemen Liga Inggris: Arsenal juara paruh musim

      Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

      Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

      Harga emas Antam hari ini naik

      Harga emas Antam hari ini naik

      Top News

      • Bangka Tengah kembangkan Program Apotek Hidup

        Bangka Tengah kembangkan Program Apotek Hidup

        51 menit lalu

      • Tiga kabupaten di Babel berpotensi hujan ekstrem hari ini

        Tiga kabupaten di Babel berpotensi hujan ekstrem hari ini

        1 jam lalu

      • Aktor veteran Korea Selatan, Ahn Sung-ki, meninggal dunia

        Aktor veteran Korea Selatan, Ahn Sung-ki, meninggal dunia

        2 jam lalu

      • Rusia sebut aksi Trump di Venezuela ilegal, miliki konsekuensi

        Rusia sebut aksi Trump di Venezuela ilegal, miliki konsekuensi

        2 jam lalu

      • Album baru BTS akan dirilis Maret 2026

        Album baru BTS akan dirilis Maret 2026

        2 jam lalu

      Antara News babel
      babel.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Mancanegara
      • Bangka Belitung
      • Lipsus
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Gaya Hidup
      • Opini
      • English-news
      • Pariwisata Babel
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA