Pangkalpinang (ANTARA) - Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat M Panggabean mendorong Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk segera membentuk satgas ekspor, guna mengintesifkan ekspor komoditas pertanian dan perikanan di daerah itu.
"Saya berharap Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani segera membentuk satgas ekspor ini," kata Sahat M Panggabean saat membuka akselerasi ekspor lada putih dan ikan segar Kepulauan Babel di Pelabuhan Pangkalbalam, Jumat.
Ia mengatakan pembentukan satgas ekspor ini, agar seluruh komoditas pertanian, perkebunan, perikanan di Kepulauan Bangka Belitung ini tercatat sebagai ekspor komoditas daerah ini.
"Nanti satgas ini akan berhak menentukan asal usul komoditas ekspor ini. Satgas ini tidak hanya bisa menentukan asal daerah komoditas di Kepulauan Babel saja, tetapi juga bisa ekspor hasil pertanian, perkebunan dan perikanan dari daerah lainnya seperti Sumatera Selatan, Jambi, Lampung dan provinsi lainnya," katanya.
Ia menyatakan posisi Kepulauan Babel ini sangat strategis karena masuk jalur perairan perdagangan internasional.
"Kami Balai Karantina Indonesia tidak memastikan kesehatan produk ekspor tetapi juga produk pertanian, peternakan dan perikanan yang masuk ke daerah ini bebas penyakit," katanya.
Ia menekankan kedatangan hari ini untuk memastikan ekspor lada putih dan ikan segar ini memang berasal dari Bangka Belitung ini," ujarnya.
Menurut dia selama ini negara-negara tujuan ekspor ini ingin tahu makanan, lada dan ikan berasal dari provinsi, kabupaten dan perairan mana.
"Inilah yang dibutuhkan oleh mitra negara kita di sana dan kami akan membantu dan menginformasikan asal usul komoditas yang diekspor ini," katanya.
