Sungailiat (ANTARA) - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sinarto minta semua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ulang 2025 mampu mengangkat isu pembangunan.
Hal itu diungkapkan Sinarto, di Sungailiat, Rabu malam saat membuka debat terbuka pasangan calon bupati dan wakil bupati Pilkada Ulang 2025.
Menurut dia, isu pembangunan penting diangkat oleh pasangan calon guna kepentingan kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Isu pembangunan seperti fasilitas infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan kearifan lokan yang lain.
Dia mengajak masyarakat di daerah itu untuk ikut menyaksikan dengan cermat, memahami argumentasi dan melakukan evaluasi terhadap apa disampaikan oleh semua pasangan calon.
Sebagai penyelenggara Pilkada Ulang 2025, kata Sinarto, pihaknya berkomitmen untuk menjamin semua proses pelaksanaan pilkada 2025 berjalan dengan transparan, adil dan demokratis.
"Melalui debat ini, kami berharap masyarakat lebih mengenal calon pemimpin sehingga dapat menentukan pilihan dengan bijak pada 27 Agustus 2025," katanya.
Menurut dia, partisipasi aktif masyarakat menyampaikan hak politik sangat penting guna kepentingan pembangunan lima tahun ke depan.
"Debat ini sebagai momentum penting untuk berdiskusi dan berinteraksi, bukan hanya berinteraksi antar calon melainkan pula berinteraksi antar pemilih," ujar Sinarto.
Dikatakan, keterbukaan informasi dan pendidikan politik adalah kunci demokrasi yang sehat.
Pilkada Ulang 2025, KPU Bangka menetapkan lima pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka sebagai peserta pilkada ulang 2025, yakni paslon Fery Insani - Syahbudin nomor urut 1, paslon Naziarto - Usnen nomor urut 2, paslon Aksan Visyawan - Rustam Jasli nomor urut 3 dan paslon Andi Kusuma - Budiyono nomor urut 4 serta nomor urut 5 paslon Rato Rusdiyanto-Ramadian.
