Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Komando Daerah Militer (Kodam) II/Sriwijaya bersinergi menjaga stabilitas keamanan daerah yang memiliki posisi strategis dari aspek ekonomi, sosial, dan pertahanan.
"Bangka Tengah merupakan wilayah pesisir sekaligus bagian jalur perdagangan, sehingga keamanan menjadi faktor penting untuk menjaga situasi tetap kondusif," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman saat menerima kunjungan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis di Markas Kodim 0413/Bangka, Jumat.
Ia mengatakan kunjungan Pangdam menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara TNI dan pemerintah daerah sekaligus memperkuat kerja sama dalam mendukung pembangunan.
"Apresiasi kami sampaikan atas kehadiran Pangdam II/Sriwijaya. TNI memiliki peran strategis dalam mendukung program pembangunan, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota," ujarnya.
Menurut Algafry, suasana aman dan kondusif merupakan syarat utama terlaksananya pembangunan. "Pembangunan tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya keamanan dan persatuan masyarakat. Bersama TNI dan seluruh pemangku kepentingan, kami ingin memastikan Bangka Tengah tetap kondusif, maju, dan sejahtera," katanya.
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menegaskan bahwa kunjungan kerjanya merupakan bagian dari agenda silaturahim dengan pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
"TNI siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung program pembangunan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Ujang.
Hubungan baik antara TNI dan pemerintah daerah, kata dia perlu terus dipelihara, tidak hanya sebatas kerja sama formal, tetapi juga kebersamaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Menurut Pangdam, posisi strategis Kepulauan Bangka Belitung menuntut penguatan stabilitas keamanan untuk mendukung iklim investasi serta sektor unggulan daerah, seperti perikanan, pertanian, dan pariwisata.
Pewarta: AhmadiEditor : Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026