Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meningkatkan tata kelola destinasi wisata di kawasan Kampung Iklim Teluk Rubiah agar semakin nyaman dikunjungi warga.
"Kali ini kita mendapatkan bantuan dari salah satu perusahaan swasta dalam mengembangkan destinasi wisata tersebut agar semakin nyaman," kata Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Rabu.
Ia mengatakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat sudah menetapkan dan menerapkan tata kelola pariwisata di kawasan Kampung Iklim Teluk Rubiah sebagai salah satu destinasi pariwisata baru yang dikembangkan melalui Dana Alokasi Khusus Tematik Bidang Pariwisata Tahun Anggaran 2024.
Dengan berbagai perbaikan dan pembangunan yang dilakukan, saat ini kawasan itu menjadi semakin menarik dan nyaman dikunjungi sehingga memberikan dampak positif pada perekonomian warga setempat.
Masyarakat yang melakukan aktivitas usaha kuliner dan kegiatan penunjang sektor pariwisata semakin ramai seiring meningkatnya jumlah kunjungan di lokasi itu.
"Kita juga mengapresiasi PT Aega Prima atas inisiatif dan kontribusi nyata yang diberikan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan untuk para pelaku usaha di lokasi itu," katanya.
Perusahaan tersebut telah memberikan bantuan berupa 15 unit kontainer khusus jualan senilai Rp230.760.000, kepada pelaku UMKM kawasan wisata Kampung Iklim Teluk Rubiah.
"Ini merupakan bukti nyata komitmen dunia usaha untuk bahu-membahu membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Menurut dia, bangunan tempat usaha tersebut bukan sekadar bangunan fisik, namun wadah dan fasilitasi bagi para pelaku UMKM untuk menampilkan produk-produk unggulan terbaik.
Tempat jualan yang praktis dan menarik itu menjadi modal yang perlu dijaga dan dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan sehingga mampu menggerakkan ekonomi keluarga.
Kawasan Wisata Kampung Iklim Teluk Rubiah berada di lokasi strategis, dekat pusat Kota Mentok dan menjadi titik temu yang sempurna antara geliat pariwisata dan denyut perekonomian kerakyatan.
Keberadaan tempat berjualan yang menarik itu diharapkan agar para wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam dan suasana kawasan, namun juga dapat menikmati jajanan kuliner khas lokal dari para pelaku UMKM yang ada di lokasi itu.
"Kepada para pelaku UMKM kami minta menjaga kualitas produk, menjaga kebersihan tempat jualan dan lingkungan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung," katanya.
Pemkab melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan memberikan pendampingan dan pembinaan untuk memastikan bantuan itu dimanfaatkan maksimal para pelaku usaha, sedangkan dari Dinas Pekerjaan Umum meningkatkan akses jalan, pemanfaatan dan pengembangan kolam retensi menjadi wahana yang dapat menarik minat pengunjung.
"Melalui Dinas Perkimhub kita tingkatkan penerangan agar kawasan Kampung Iklim Teluk Rubiah menjadi objek wisata unggulan di Kabupaten Bangka Barat," katanya.
