Pangkalpinang (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Eddy Iskandar, memastikan seluruh anggota DPRD Babel akan turun langsung ke masyarakat pekan depan untuk menyerap aspirasi dan harapan warga di berbagai daerah.
"Kita anggota DPRD Babel minggu depan akan turun ke daerah-daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat. Jadi kita harap ini aksi damai terakhir dari masyarakat atau nelayan," kata Eddy di Pangkalpinang, Rabu.
Ia berharap setelah aksi damai yang kembali digelar masyarakat dan nelayan tersebut tidak ada lagi unjuk rasa dengan isu serupa, mengingat berbagai aspirasi sudah beberapa kali disampaikan dalam beberapa pekan terakhir.
"Disamping itu kita harap masyarakat maupun nelayan bisa menjaga kondisi meski ada pro dan kontra karena kita semua hidup berdampingan," ujarnya.
Dalam aksi damai yang diikuti ratusan nelayan dari kabupaten se-Pulau Bangka itu, Eddy menyebutkan terdapat tiga poin utama aspirasi yang disampaikan, yakni terkait hutan tanaman industri (HTI), Izin Pertambangan Rakyat (IPR), dan kegiatan penambangan di dalam kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan yang sah.
Baca juga: Ketua DPRD Babel dengar aspirasi dan tuntutan ratusan masyarakat dan nelayan
Baca juga: Ratusan masyarakat dan nelayan gelar aksi damai di DPRD sampaikan aspirasi dan tuntutan
Menurut Eddy, proses penyusunan draft IPR saat ini sudah berjalan, sementara rekomendasi terkait HTI telah disampaikan ke kementerian terkait dan dalam waktu dekat akan dibahas lebih lanjut di tingkat pusat.
"Sedangkan untuk kegiatan penambangan yang berada dalam IUP perusahaan, silakan berkoordinasi selama tidak melanggar hukum," katanya menegaskan.
