Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), menyalurkan bantuan kepada 1.136 keluarga berisiko stunting melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Rabu, mengatakan bantuan diberikan setiap bulan selama tiga bulan berturut-turut dengan pola jemput bola langsung ke rumah penerima manfaat.
“Bantuan difokuskan pada pemenuhan gizi harian melalui kebutuhan pokok dan makanan bergizi seimbang sesuai konsep empat sehat lima sempurna,” ujarnya.
Ia mengatakan, program mencakup seluruh wilayah Bangka Tengah berdasarkan hasil pendataan dengan melibatkan Tim Penggerak PKK untuk sosialisasi pola makan dan hidup sehat, sekaligus menyalurkan tambahan makanan bergizi.
“Langkah ini diharapkan mampu memperkuat daya tahan keluarga serta mencegah stunting pada anak maupun bayi yang akan lahir,” kata Algafry.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bangka Tengah Wiwik Susanti, mengatakan bupati mengajak kepala organisasi perangkat daerah untuk menjadi orang tua asuh bagi 68 keluarga, sementara Baznas memberikan dukungan kepada 25 keluarga.
“Bantuan ini dirancang agar tidak terkesan seremonial, melainkan langsung menyentuh kebutuhan dasar keluarga penerima,” katanya.
Ia menjelaskan setelah tiga bulan, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tumbuh kembang anak, khususnya yang terkait kondisi stunting.
“Evaluasi menjadi dasar perumusan langkah lanjutan agar penanganan stunting di Bangka Tengah berjalan terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pewarta: AhmadiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026