Pangkalpinang (ANTARA) - Bawaslu Kota Pangkalpinang menggelar rapat Evaluasi Pengelolaan Data dan Informasi (Datin) sebagai upaya memperkuat transparansi serta meningkatkan kualitas layanan informasi publik melalui penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Ketua Bawaslu Kota Pangkalpinang sekaligus Pembina PPID, Imam Ghozali, mengatakan bahwa evaluasi diperlukan untuk memastikan keterbukaan informasi publik berjalan optimal. Meski belum berada pada peringkat teratas, ia menilai capaian PPID Bawaslu Pangkalpinang sudah menunjukkan perkembangan positif.

“Berdasarkan penilaian Komisi Informasi Provinsi Bangka Belitung tahun 2024, Bawaslu Kota Pangkalpinang mendapat predikat ‘menuju informatif’, dan pada penilaian Bawaslu RI tahun 2025 meraih predikat ‘informatif’. Ini menjadi pemicu bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” ujarnya di Pangkalpinang, Kamis (4/12).

Ia menjelaskan bahwa secara internal lembaga telah menerima sertifikat informatif. Namun pencapaian tersebut dianggap sebagai dasar untuk melakukan pembenahan berkelanjutan, terutama dalam pengelolaan data, layanan informasi, dan penguatan peran PPID.

“Rapat ini menjadi ruang evaluasi untuk melihat langkah apa saja yang harus dilakukan demi peningkatan layanan informasi publik,” katanya.

Imam juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam menunjang pekerjaan PPID. Menurutnya, perangkat seperti smartphone telah dioptimalkan untuk aktivitas media sosial, layanan pengaduan, serta respons terhadap permintaan informasi masyarakat. Ia memastikan nomor layanan PPID tetap digunakan sebagai kanal resmi penyampaian informasi dan penampungan laporan.

“Smartphone kami manfaatkan untuk media sosial, pengaduan, dan permintaan informasi. Nomor PPID juga digunakan sebagai kanal resmi bagi masyarakat,” tuturnya.

Melalui evaluasi ini, Bawaslu Kota Pangkalpinang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan informasi yang lebih transparan, responsif, dan mudah diakses sebagai bagian dari penguatan tata kelola lembaga menuju penyelenggaraan pemilu yang akuntabel.
 



Pewarta: Elza Elvia
Editor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026