Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pangkalpinang bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pangkalpinang meresmikan pembentukan Satuan Karya (Saka) Adhyasta melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) di Bumi Perkemahan Pelawan, Kebun Raya Tua Tunu, dalam kegiatan kemah tahunan Pramuka tahun 2025.
Saka Adhyasta dibentuk sebagai wadah bagi anggota Pramuka untuk berperan aktif dalam edukasi dan pengawasan partisipatif Pemilu, guna menumbuhkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.
Ketua Bawaslu Kota Pangkalpinang Imam Ghozali mengatakan, pembentukan Saka Adhyasta merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan pengawasan pemilu berbasis masyarakat.
“Kami ingin menjadikan Pramuka sebagai mitra strategis dalam menjaga integritas pemilu. Melalui Saka Adhyasta, semangat gotong royong dan disiplin Pramuka diharapkan memperkuat gerakan pengawasan partisipatif yang berkelanjutan,” ujar Imam di Pangkalpinang, Senin
Sementara itu, Sekretaris Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pangkalpinang Ihsanriza menyatakan, Pramuka siap mendukung program kebangsaan dan demokrasi melalui kegiatan Saka Adhyasta.
“Kami ingin membentuk kader Pramuka Penegak dan Pandega yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki wawasan demokrasi yang kuat,” katanya.
Dalam waktu dekat, Bawaslu dan Kwarcab Pangkalpinang akan menyusun kurikulum pelatihan dan kegiatan lapangan bagi anggota Saka Adhyasta. Program tersebut meliputi pelatihan dasar pengawasan pemilu, simulasi pelaporan pelanggaran, serta kampanye pendidikan pemilih di sekolah dan komunitas masyarakat.
Anggota Bawaslu Kota Pangkalpinang Wahyu Saputra menambahkan, kerja sama ini merupakan bentuk nyata komitmen Bawaslu untuk membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas.
“Pengawasan pemilu tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi dengan Pramuka adalah langkah konkret untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap demokrasi sejak dini,” ujarnya.
Kerja sama Bawaslu dan Pramuka Pangkalpinang ini diharapkan menjadi model kolaborasi strategis antara lembaga negara dan organisasi kepemudaan dalam memperkuat demokrasi di tingkat lokal.
Dengan semangat “Ayo Awasi Bersama”, kedua lembaga siap melangkah bersama menuju penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Pewarta: Elza ElviaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026