Sungailiat (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan seorang nelayan dari Sungailiat atas nama Hasanuddin (42) meninggal dunia di laut diduga tersambar petir saat mencari ikan.
"Kejadian terjadi di perairan Karang Lakorek Sungailiat, korban bersama anak buah kapal (ABK) atas nama Bahar (12) yang merupakan anak kandung korban," kata Kepala Pelaksana BPBD Bangka Rusmansyah di Sungailiat, Sabtu.
Korban meninggal dunia berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dari Satpolairud Polres Bangka, Sat Polairud Direktorat Polda Babel serta masyarakat nelayan dan relawan Sekaban melalui dermaga Polairud.
"Korban langsung dibawa ke rumah duka di Lingkungan Parit Pekir Sungailiat Bangka sementara Bakar yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis," kata dia.
Petugas memastikan seluruh proses pengangkatan korban berjalan cepat mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.
"Saya imbau seluruh nelayan yang melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut supaya mewaspadai kondisi cuaca di perairan itu karena diprediksi dalam kondisi cuaca ekstrem," katanya.
Kepala Lingkungan Parit Pekir Sungailiat, Muhammad Rozi mengatakan korban akan dimakamkan hari ini, Sabtu (6/12), di pemakaman Sri Menanti Sungailiat.
"Mencari ikan di laut atau sebagai nelayan merupakan pekerjaan korban yang meninggalkan lima orang anak dengan usia masih kecil," kata Rozi.
